• Follow Us On : 
Warga Sorot Pembangunan dari Dana Desa di Ajibuhara (Tiga Panah) Ada Apa?... Bangunan gedung perpustakaan Desa Ajibuhara bersumber dari dana desa yang saat ini masih tampak belum rampung dikerjakan, Rabu (8/1/2020). Foto:KS

Bumi Turang

Warga Sorot Pembangunan dari Dana Desa di Ajibuhara (Tiga Panah) Ada Apa?...

Rabu, 08 Januari 2020 - 20:59:19 WIB
Dibaca: 352 kali 
Loading...

Petunjuk7.com - Sebagian warga Desa Ajibuhara, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara mengaku kecewa terkait pembangunan fisik yang bersumber dari dana desa pada tahun anggaran 2017 silam dan dana desa  tahun aggaran 2018 silam. Ada apa?..

Pasalnya, warga belum merasakan manfaatnya. Tentu menyorot beberapa kebijakan yang ditetapkan Hendri Sinuhaji selaku Kepala Desa (kades) Ajibuhara.

"Kalau didesa ini untuk penggunaan dana desa kami tidak tahu, yang sangat menjadi pertanyaan kami tentang kondisi kamar mandi umum hingga sekarang tidak berfungsi," demikian dibeberkan dua orang warga Desa Ajibuhara yang bernama Bukit Kemit (65) dan Demon Bukit (32) saat ditemui awak media di Desa Ajibuhara, Rabu (8/1/2020) sore.

"Padahal pada tahun anggaran 2018 kemarin kamar mandi umum tersebut sudah direhab meggunakan dana desa, tapi manfaatnya hingga kini belum dapat kami rasakan. Padahal itu sangat diharapkan warga agar kamar mandi umum itu dapat beroperasi sebagaimana dulu jamanya kades di desa ini yang  ber marga Depari," ungkap kedua warga tersebut.

Toh, manfaat dana desa yang di kucurkan setiap tahunnya oleh pemerintah pusat dari Anggaran Perbelanjaan Belanja nehara (APBN), sesuai amanat Undang undang No 6 tahun 2014 tentang desa.

Sehingga, sudah sewajibnya dana desa diprioritaskan manfaatnya untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan sumber daya manusia yang handal,  dapat meningkakan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup, serta diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan didesa yang dituangkan dalam rencana kerja pemerinta desa. 

"Begitu juga pembangunan sumur bor di desa ini. Ada dua sumur bor di kampung ini, salah satu dibangun di dekat persimpangan jalan desa yang dibangun tanpa ada musyawarah sebelumnya dengan kami sebagai warga desa dan walaupun proyek sumur bor sudah lebih setahun selesai di kerjakan. Hingga  saat ini belum pernah di oprasikan. Kenapa satu pun tidak berfungsi," kata Bukit Kemit.

"Janganlah dijadikan desa ini sumber korupsi berjemaah, sakit hati ini harus membeli air ke Desa Ajimbelang sana setiap hari. Air adalah salah satu kebutuhan hidup, kalau itu pun diabaikan, kapan kami rasakan dana yang dikuncurkan pemerintah Pusat itu." kesal Bukit Kemit.

Ditempat terpisah, Pelaksana Kegiatan (PK) Pemerintah Desa Ajibuhara, Yoisfrada Sembiring, saat dimintai dikonfirmasinya kepada wartawan, Rabu (8/1/2020)  tidak mengelak saat dikonfirmasi terkait pembangunan di Desa Ajibuhara yang berasal dari dana desa.

"Benar saya TPK- nya," kata Yoisfrada Sembiring di sela - sela pembanguna perpustakaan Desa Ajibuhara.

Yoisfrada Sembiring menjelaskan lebih rinci terkait bangunan ditanganinya tersebut.

"Ukuran bangunan 4 x 8,5 M, matrial yang digunakan, batu bata sebanyak 13 ribu, semen 250 sak, besi 12 inc belum tahu berapa banyaknya. Pasir 7 truk colt diesel. Kenapa saya tidak tahu berapa jumlah besi karena bukan saya yang berbelanja, melainkan kepala desa," kata Yoisfrada.

"Dana yang digunakan dalam pembangunan ini sebesar Rp 305. 784.500, potong pajak Rp 35.784. 500, saya sebagai pekerja, dengan gaji Rp 120.000 perhari, kalau  tukang Rp 150.000, kepala tukang, Rp 250.000, per hari. Sebatas ini lah cuma saya tahu dalam pembangunan ini," beber Yoisfrada Sembiring.

Saat ditanya bangunan perpustakaan seharusnya selesai Desember 2019, kenapa pada Januari 2020 belum selesai?

Yoisfrada Sembiring mengaku memang sudah  salah.

"Tapi pengawas saja belum pernah datang, yang jelas konsultan dari Kabanjahe, namanya Juna kalau tidak salah," akunya.

Nah, Kepala Desa Ajibuhara, Hendri Sinuhaji saat dihubungi melalui via ponsel sedang tidak aktif. (KS).



 



Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER