Petunjuk7.com, KARO [ Pembangunan Jembatan Garuda jenis jembatan beton di Tahap V Titik 3 yang berada di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, resmi rampung 100 persen pada Rabu 1/7/2026. Jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 4 meter tersebut kini siap dimanfaatkan masyarakat sebagai akses utama yang menghubungkan Desa Bukit Makmur dengan Desa Lau Madin, sehingga memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.200 jiwa.
Rampungnya pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan konektivitas wilayah. Kehadiran Jembatan Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Mardingding.
Keberhasilan pembangunan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang solid antara TNI dan masyarakat. Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Laubaleng Kodim 0205/Tanah Karo, Serka Hartono Pinim, bersama satu peleton personel Yon TP 904/Gara Mata Brigif 37/HS bergotong royong dengan warga menyelesaikan seluruh tahapan pembangunan, mulai dari pekerjaan awal hingga penyelesaian akhir.
Seluruh proses pembangunan juga mendapat pengawasan secara intensif dari Danramil 09/Laubaleng, Kapten Inf Judika Naibaho, sesuai perintah Dandim 0205/Tanah Karo, Letkol Inf Robert Panjaitan, guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.
Selesainya Jembatan Garuda disambut penuh syukur oleh masyarakat setempat. Infrastruktur yang sebelumnya menjadi harapan warga kini telah terwujud dan siap memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sehari-hari. Akses yang lebih aman dan nyaman akan memudahkan anak-anak menuju sekolah, memperlancar pengangkutan hasil panen para petani, mempercepat pelayanan kesehatan, serta mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi antarwilayah.
Kehadiran jembatan ini juga menjadi simbol kuatnya budaya gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kolaborasi yang erat, pembangunan tidak hanya menghasilkan sarana fisik, tetapi juga mempererat kebersamaan dalam mewujudkan kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Laporan: Pendim 0205/TK / Surbakti