MENU TUTUP
Via Pelabuhan Tikus

Impor Patin Ilegal Terbongkar, DWF: KKP Harus Tingkatkan Kapasitas Karantina

Ahad, 15 Oktober 2017 | 00:05:36 WIB Dibaca : 2830 Kali
Impor Patin Ilegal Terbongkar, DWF: KKP Harus Tingkatkan Kapasitas Karantina Ilustrasi. Foto:kkpnews/bisnis.com
Loading...

Jakarta -- Kementerian Kelautan dan Perikanan harus meningkatkan kapasitas karantina menyusul terbongkarnya kasus patin alias dori ilegal.

Peneliti Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Widya Savitri menyoroti instrumen pengawasan impor oleh KKP yang tidak sebanding dengan luas wilayah dan titik masuk impor ikan serta mafia yang bermain di bidang itu.

“KKP mesti meningkatkan kapasitas dan memberikan dukungan operasional kepada aparat BKIPM (Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan)di lapangan sebab risiko pekerjaan mereka sangat besar, belum lagi godaan untuk melakukan kongkalikong dengan mafia ikan sangat berpotensi terjadi,” kata Widya dalam siaran pers, Minggu (15/10/2017).

Selain itu, dukungan aparat penegak hukum yang lain, seperti polisi dan TNI-AL, diperlukan untuk mengungkap kasus impor dan peredaran ikan patin ilegal.

Pekan lalu, BKIPM KKP mengumumkan penemuan ikan patin impor yang mengandung tripolyphosphate melebihi ambang batas sehingga dapat membahayakan konsumen. Dori yang tak memiliki izin masuk ke Indonesia itu dijual di beberapa toko ritel di Jakarta.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan DFW-Indonesia di Batam, saat ini terdapat 45 'pelabuhan tikus' (tangkahan) yang berpotensi digunakan untuk memasukkan ikan ilegal asal Malaysia.

Dari Batam, ikan tersebut didistribusikan ke provinsi lain di Sumatra dan juga kota-kota besar di Jawa.

Sumber:Bisnis.com.






Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Bukber Dengan Wartawan, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan Ajak Bersatu Bangun Kabupaten Karo

2

Pos Retribusi Objek Wisata Air Panas Ditutup Sementara Sampai Batas Waktu Yang Belum Ditentukan

3

Disperindag Kabupaten Karo Pastikan Stok BBM Aman dan Cukup, Masyarakat Diminta Tenang dan Tidak Terpancing Isu

4

Pupuk Subsidi Tidak Langka, Petani di Kecamatan Berastagi Bahagia

5

SMK Negeri Merdeka Tebar Kebaikan Ramadhan dengan Berbagi Takjil Gratis