MENU TUTUP

Petronas Siapkan Strategi untuk Segmen Baru di Indonesia

Jumat, 31 Maret 2017 | 06:25:15 WIB Dibaca : 1408 Kali
Petronas Siapkan Strategi untuk Segmen Baru di Indonesia Peluncuran Petronas Sprinta with UltraFlex di Mumbai, India, Kamis (30/3/16).
Loading...

Mumbai - Petronas Lubricants International (PLI) meluncurkan pelumas sepeda motor Sprinta with UltraFlex secara global yang juga akan dijual di Indonesia dan menjadi produk pertama mereka di segmen oli kendaraan roda dua.

"Kami harus mematangkan implementasi untuk (penjualan) produk ini, karena produk baru dengan teknologi baru, harus dipastikan segala hal untuk pemasarannya agar lebih mudah," kata PLI Regional Head of Asia Pasific Khalid Latiff dalam peluncuran Sprinta with UltraFlex di Mumbai, India, Kamis.

Ia mengatakan, produk yang tersedia dalam tiga varian F300 (20W-40), F700 (15W-50) dan F900 (10A-40) itu akan dijual di Indonesia sekitar kuartal akhir tahun ini atau kuartal pertama tahun 2018.

Petronas pun optimistis dapat meraup peluang di Indonesia sebagai salah satu pasar potensial dan terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir serta memiliki jumlah penduduk yang besar.

"Kami yakin punya posisi yang baik untuk melakukan itu, menangkap potensi pasar. Kami ingin masuk pada segmen itu dengan Petronas Sprinta with UltraFlex karena tidak tepat rasanya membawa produk lama, jadi kami hadirkan yang baru," kata Khalid.

"Kami harus berpikir besar untuk pasar di Indonesia dan ingin menangkap peluang sebesar mungkin," sambungnya.

Petronas Sprinta with UltraFlex dirancang untuk menjaga mesin agar tidak stres dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Pelumas ini diformulasikan dengan lapisan yang diklaim lebih kuat 40 persen dibandingkan produk lain guna meningkatkan stabilitas mesin dari berbagai macam kondisi.

Apalagi, kata dia, sepeda motor bagi sebagian besar masyarakat menjadi moda transportasi utama untuk kebutuhan sehari-hari yang biasanya menghadapi kemacetan, dan berpotensi menimbulkan stres mesin.

"Stres pada motor ini sering berawal dari gesekan tinggi yang berujung pada masalah mekanis parah dan panas berlebihan di bagian dalam mesin. Ini yang kami atasi," kata kata Managing Director dan CEO PLI, Giusseppe D'Arrigo. (Antara.com).

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1
Bumi Turang

Laka lantas di Desa Ndokum Siroga - Desa Gajah, Arkanda Sitepu Tewas Ditempat

2
Bumi Turang

Geledah Badan, Di Kantong Celana Mahasiswa Ini Didapat Polsek Tigabinanga Narkotika Sabu

3
Bumi Turang

Dinas Sosial Karo Batalkan Usulan Santunan Korban Meninggal Covid-19 Untuk Ahli Waris

4
Bumi Turang

Diduga Dibunuh, Tim Basarnas Medan Evakuasi Sesosok Mayat Didalam Jurang di Merek

5
Bumi Turang

Dinas Pertanian Karo: Kerugian Dampak Awan Panas Gunung Sinabung Rp 29 Miliar