MENU TUTUP

Penyerahan 7 Pasar Tradisional ke Perusda, Wako Pekanbaru: Masih Dibahas DPP

Kamis, 07 Februari 2019 | 19:05:29 WIB Dibaca : 1948 Kali
Penyerahan 7 Pasar Tradisional ke Perusda, Wako Pekanbaru: Masih Dibahas DPP Foto:pekanbaru.go.id
Loading...

Petunjuk7.com - Wali Kota (Wako) Pekanbaru DR.H. Firdaus, ST.MT menyampaikan, bahwa wacana pengalihan pengelolaan tujuh pasar tradisional dari pemerintahan kota ke perusahaan daerah (Perusda), hingga kini masih dibahas Dinas Perdagangan dan  Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru.

"Sekarang masih dibahas DPP. Tapi kita jadwalkan tahun ini sudah dikelola perusahaan daerah," ujar Walikota,  Kamis (7/2/2019).

Tahap awal, terang walikota, Pemerintah Kota akan menyerahkan hak pengelolaan tiga pasar tradisional ke perusahaan daerah di antaranya Pasar Lima Puluh, Pasar Rumbai dan Pasar Palapa.

"Dan sekarang prosesnya juga masih tahap pembahasan oleh Disperindag," ujarnya.

Kepala Disperindag Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menyatakan, hingga kini belum ada penetapan perusahaan daerah yang bakal diberi wewenang mengelola ke-7 pasar tradisional tersebut.

"Belum ada penetapan perusahaan daerah-nya, masih kita bahas," ungkap Ingot.

Begitu juga dengan ketujuh pasar dimaksud, Ingot belum bisa memberikan rincian. "Yang jelas tiga pasar dulu, Palapa, Rumbai dan Lima Pulu. Itu tahap awal, pasar lainnya nanti menyusul," ucapnya. (R.Hermansyah/kominfo).

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pemkab Karo Kembali Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Pedagang: Intinya Jangan Pilih Kasih dan Tegas Dalam Penertiban

2

Bupati Karo Melalui Kadis Lingkungan Hidup Bagikan Tong Sampah Kepada Masyarakat Kelurahan Pasar Berastagi 

3

Danramil 06/MT Kapten Inf JE Sembiring Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Kineppen

4

6 Kepala SMA Negeri Kabupaten Karo Serah Terima Jabatan, Normawati Martianna Ginting Spd Jadi Kepala SMA N 1 Berastagi 

5

Disperindag Imbau Pedagang Tak Jualan Di Bahu Jalan Dan Diatas Trotoar Demi Ketertiban dan Kenyamanan Pasar Berastagi