MENU TUTUP

Kapolri Minta Humas Tingkatkan Citra Baik Polri Melalui Media

Senin, 17 Desember 2018 | 12:08:04 WIB Dibaca : 2721 Kali
Kapolri Minta Humas Tingkatkan Citra Baik Polri Melalui Media Foto:Antaranews.
Loading...

Petunjuk7.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meminta para kabidhumas polda untuk bisa meningkatkan citra positif Polri di masyarakat melalui media.

"Peran humas salah satunya menjaga imej Polri. Peran humas sangat penting dalam memberikan informasi-informasi positif tentang keberhasilan dari sebuah institusi dan juga membantu mencerdaskan masyarakat dengan memberikan informasi positif," kata Jenderal Tito dalam pembukaan Rapat Konsolidasi Analisis dan Evaluasi Kehumasan 2018, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/12/2018).

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk menyatukan pandangan para kabidhumas, kasubbaghumas dan sejumlah perwira multimedia mengenai peran kehumasan Polri.

Menurutnya, kondisi demokrasi di Indonesia sudah semakin terbuka ditandai dengan menguatnya parlemen, serta dominansi peran media dan masyarakat.

Hal ini pun berpengaruh pada perubahan cara berkomunikasi Polri kepada masyarakat.

"Ini membuat gaya pemolisian kita berubah dari sistem semiotoritarian menjadi sistem terbuka. Pemilik negara adalah rakyat," katanya.

Kunci utama Polri agar tetap memiliki citra yang positif adalah dengan mendapatkan kepercayaan publik.

"Kami telah menyusun konsep Promoter. Konsep ini yakni dengan meningkatkan profesionalisme, menjaga kamtibmas, menanggulangi terorisme, merubah budaya kurang baik seperti korupsi dan arogansi. Dan manajemen media," katanya.

Mengatur pemberitaan tentang Polri di media adalah salah satu hal yang penting dalam mendapatkan kepercayaan publik karena opini publik sangat dipengaruhi isu-isu yang dikembangkan oleh media.

"Opini publik dipengaruhi bagaimana media memberitahukan suatu isu kepada publik," katanya.

Dengan demikian, kata Kapolri, humas yang berada di lingkungan Polri harus bisa mengontrol isu-isu terkait Polri yang berkembang di media.

"We should not dictated by the media, but we should dictate the media," tegasnya.

Upaya mengendalikan isu Kepolisian di media adalah dengan meningkatkan kinerja humas agar secara proaktif mencari data-data polisi yang berkinerja baik dan menggali terobosan-terobosan yang telah dilakukan satuan-satuan kerja Polri.

Tak hanya mencari isu yang positif saja, humas juga harus mengetahui isu-isu negatif mengenai Polri yang berkembang di media.

"Peran humas adalah untuk menonjolkan hal-hal yang positif dan menekan yang negatif," katanya.

Hal ini penting agar citra Polri di mata masyarakat terus membaik.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga mengingatkan agar humas mau membina hubungan baik dengan seluruh lapisan pekerja media.

"Pemberitaan di media dipengaruhi empat lapis yakni reporter, koordinator liputan, redaktur atau pemimpin redaksi dan pemilik media. Pendekatan ke empat layers harus dilakukan, bukan untuk kooptasi tapi untuk menjadi mitra," katanya.

Upaya membina hubungan baik dengan media bisa dilakukan melalui kegiatan informal seperti jamuan makan, forum diskusi atau kegiatan di luar markas Polri. Hal ini bertujuan agar media turut membantu tugas Polri untuk menciptakan stabilitas keamanan.

Peserta Rapat Konsolidasi Analisis dan Evaluasi Kehumasan 2018 dihadiri oleh seluruh kabidhumas polda, para perwira multimedia dan 67 perwakilan kasubbaghumas polres dari seluruh Indonesia.

Sumber:Antaranews.com
Editor:Hap

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Babinsa Koramil 03/Berastagi Sosialisasi dan Pasang Benner Penerimaan Prajurit TNI AD

2

Adanya Laporan Masyarakat Tentang Barak Judi Dan Narkoba Di Perladangan Sukatendel, Polres Karo Langsung Terjun

3

Ribuan Guru Desak Pemkab Karo Segera Bayarkan Tunjangan Profesi Guru Tahun 2025

4

Dua Pria Dibekuk Polsek Berastagi Di Bioskop Ria Karena Diduga Memiliki 13 Paket Sabu

5

Tingkatkan PAD dan Kelancaran Lalu Lintas, Pemerintah Kabupaten Karo Optimalkan Gate Parkir Otomatis di Open Stage Berastagi