• Follow Us On : 
PT Mandiri Ekspres Sejahtera Dilaporkan Nasabahnya ke Polda Sumut Atas Dugaan Penipuan Nasabah PT Mandiri Ekspres Sejahtera Saat Membuat laporan ke Polda Sumut

PT Mandiri Ekspres Sejahtera Dilaporkan Nasabahnya ke Polda Sumut Atas Dugaan Penipuan

Kamis, 02 April 2026 - 19:55:00 WIB
Dibaca: 22 kali 
Loading...

Petunjuk7.com, MEDAN [ Praktik pembiayaan di PT Mandiri Ekspres Sejahtera (MES Gadai), Jln. Ringroad, Pasar II No. 15/16, Medan, kini resmi masuk ke ranah hukum. Hal ini menyusul terbitnya laporan polisi terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan terhadap debitur, serta tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oknum pegawai perusahaan tersebut.

Langkah Hukum: Laporan Resmi ke Polda Sumut.

Kesal karena hak-haknya sebagai konsumen diabaikan dan mendapat perlakuan kasar, debitur Ika Peberina beru Sembiring akhirnya menempuh jalur hukum. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) yang dikeluarkan oleh Polda Sumatera Utara, pihak PT Mandiri Ekspres Sejahtera kini terancam jeratan hukum terkait dugaan pelanggaran Pasal 378 (Penipuan) dan Pasal 372 (Penggelapan) KUHP.

"Laporan ini kami buat sebagai bentuk perlawanan atas tindakan sewenang-wenang. Kami memiliki bukti kuat bahwa unit mobil ditahan secara tidak sah, sementara kewajiban pembayaran sudah berusaha dipenuhi namun dipersulit," tegas pihak kuasa hukum/perwakilan debitur saat menunjukkan surat laporan polisi.

Kronologi: Unit Ditahan Dan Insiden Penyiraman.

Insiden bermula saat debitur mendatangi kantor tersebut untuk melunasi tunggakan agar mobil miliknya dikembalikan. Alih-alih mendapatkan layanan profesional, debitur mengaku justru "dijebak" dengan modus pengecekan nomor mesin, yang berujung pada penyitaan paksa unit kendaraan.

Situasi di lokasi sempat memanas ketika debitur menuntut transparansi. Alih-alih memberikan solusi, oknum pegawai di kantor tersebut justru melakukan tindakan represif dengan menyiram air ke arah debitur dan menghalangi jurnalis yang sedang melakukan peliputan.

Desakan Penyelidikan Menyeluruh.

Dengan terbitnya laporan polisi ini, pihak korban mendesak Polda Sumut untuk segera memanggil pimpinan PT Mandiri Ekspres Sejahtera. Terdapat dugaan kuat adanya manipulasi data tunggakan dan modus "promo jebakan" yang digunakan untuk menarik paksa kendaraan debitur demi keuntungan sepihak.

"Surat laporan ini adalah awal. Kami meminta kepolisian bertindak tegas, termasuk memeriksa izin operasional perusahaan jasa gadai tersebut yang diduga melakukan praktik-praktik yang merugikan masyarakat luas di Medan," tambahnya.

Hingga saat ini, pihak PT Mandiri Ekspres Sejahtera belum memberikan tanggapan resmi terkait pelaporan korban (Debitur) ke Polda Sumut. Kasus ini kini menjadi atensi publik sebagai peringatan bagi pelaku usaha jasa keuangan untuk tetap patuh pada prosedur hukum dan UU Perlindungan Konsumen. [ * ]



Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER