• Follow Us On : 
Pastikan Tepat Sasaran, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan Minta Babinsa Awasi Setiap Proses MBG Babinsa Cek Pembagian Makan Bergizi Gratis

Pastikan Tepat Sasaran, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan Minta Babinsa Awasi Setiap Proses MBG

Senin, 02 Maret 2026 - 16:31:34 WIB
Dibaca: 170 kali 
Loading...

Petunjuk7.com, KARO [ Komandan Kodim (Dandim) 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan meminta semua Babinsa bergerak. Untuk mengawal setiap program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, mulai dari dapur hingga ke sasaran.

“Pengawasan makan bergizi gratis ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Terutama kami di Kodim 0205/TK. Dan saya sudah perintahkan semua Babinsa untuk mengawal proses MBG,” terang Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan, Senin 2/3/2026.

Ia juga meminta pengawalan program MBG ini tidak hanya dilakukan saat makan sudah siap saji atau hanya di dapur. Namun proses penyiapan bahan makanan sampai dikonsumsi juga di awasi. Hal ini untuk memastikan program ini betul-betul berjalan dengan baik tanpa kendala apapun.

Sejauh ini jumlah dapur sehat MBG yang telah beroperasi di Kabupaten Karo sebanyak 28 dapur sehat yang tersebar di 17 Kecamatan. Dapur-dapur yang beroperasi ini rata-rata merupakan dapur milik yayasan. “Semuanya milik yayasan. Tugas TNI sangat krusial untuk mengawasi dan mengawal berjalannya program MBG ini,” katanya.

Disebutkan TNI AD khususnya Kodim 0205/TK saat ini juga telah beroperasi 3 SPPG yang berada di Kec Merek, Kec Tigabinanga dan di Makodim dan masih ada yayasan yang akan menaungi para calon-calon mitra, yang berminat membuat dapur sehat MBG untuk melayani sasaran. Termasuk melakukan pembinaan terhadap mitra.

Sebelumnya, salah satu Kepala SMPN di Kabupaten yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan bahwa menu MBG diklaim semakin disukai oleh siswa. Bahkan menu makan yang disajikan selalu habis dinikmati para siswa. Namun sejumlah siswa meminta agar menu MBG lebih bervariasi

Kami baru beberapa bulan dapat jatah MBG. Dan sejak awal mulai berjalan menunya saya lihat bagus-bagus dan disukai oleh siswa,” terangnya.

Menurutnya, menu MBG yang disajikan sudah sesuai dengan kebutuhan gizi siswa. Terlebih penyiapan menu ini melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menakar menu MBG agar tetap bergizi dan tidak disukai siswa.

Hampir setiap hari, omprengan yang dikembalikan oleh siswa selalu kosong. Artinya kualitas makanan dan rasa dinilai sudah bagus. Jika memang ada yang mengeluh dengan rasa menurutnya hal yang wajar. Karena masing-masing orang memiliki selera yang berbeda-beda.

“Mungkin awal-awal ada satu, dua yang tidak habis nasinya. Kami selalu pesan agar makanannya dihabiskan dan mengambil berkahnya,” tutupnya.

 

Laporan : Surbakti 



Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER