• Follow Us On : 
Para Pedagang Bersihkan Bangunan  Untuk Tempat Berjualan di Bekas Kebakaran Pasar Berastagi Tampak, para pedagang saat membersihkan materil sisa kebakaran di Pajak Tingkat Berastagi, Kamis (26/11/2020). Foto: KS

Bumi Turang

Para Pedagang Bersihkan Bangunan Untuk Tempat Berjualan di Bekas Kebakaran Pasar Berastagi

Kamis, 26 November 2020 - 16:19:58 WIB
Dibaca: 225 kali 
Loading...

Petunjuk7.com - Para pedagang yang menjadi korban kebakaran di Pajak Tingkat Berastagi, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utata meminta kejelasan serta keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo dan DPRD Kabupaten Karo agar segera membangun tempat berjualan.

Karena sebut mereka, sudah hampir 8 hari setelah musibah kebakaran terjadi sampai saat ini Rabu (25/11/2020 belum ada perhatian Pemkab Karo.

"Kami seluruh para pedagang berinisiatif sendiri bersama - sama melakukan kebersihan bangunan ini, walupun bisa dibilang bangunan ini sudah tidak layak lagi digunakan. Karena akibat kebakaran banyak dinding dan pondasi bangunan retak," sebut salah satu pedagang yang juga menjadi korban kebakaran di Pajak Tingkat Berastagi bernam Gantang (48) kepada wartawan, Kamis (26/11/2020).

"Karena sudah hampir 8 hari belum ada tindakan dari pemerintah setempat untuk menyediakan Balai-balai maupun tempat kami sementara berjualan. Kami hanya menerima janji secepatnya dan secepatnya. Secepatnya itu bisa kami simpulkan tanda tanya besar, tetapi tidak ada tindakan," ketus Gantang.

Senada Gantang, Ibu Sanur (55), mempertanyakan janji yang diumbar oleh pemerintah dan wakil rakyat Kabupaten Karo.

Salah satu pedagang lainnya , sebut saja Ibu Sahur mengatakan:

"Kepada Bapak Bupati, Ketua DPRD tolong kami agar segera dibantu, ketika rapat di Perpas kami dijanjikan secepatnya, tapi apa?" Tanyanya.

"Sampai sekarang belum ada tindakan untuk kami tempat berjualan sementara," tuturnya.

Ia berharap kepada Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Tarigan melihat penderitaan yang para pedagang alami.

"Kami bisa mati kelaparan, dan tidak makan lagi karena tidak ada mata pencaharian kami khususnya berdagang," harap Ibu Sanur.

Atas tuntutan para pedagang tersebut, salah satu pengurus Karang Taruna Lau Mulgap 2 Berastagi, Pengawal Tarigan (35) kepada wartawan, Kamis (26/11/2020) meminta Pemkab Karo supaya mendengar keluhan para pedagang.

"Tolong Pemerintah segera membangun TPS (Tempat Penampungan Sementara) bagi pedagang. Kami Karang Taruna tidak bisa berbuat apa-apa. Kami siap menjadi pekerja jikalau pemerintah meminta bantuan untuk bersama membangun TPS bagi para pedagang," pintanya.

"Karena banyak pedagang sudah mengeluh dengan sampah yang menumpuk di bangunan bekas kebakaran ini, sampah ini bisa menimbulkan penyakit serta menggangu pernafasan pedagang maupun warga sekitar. Kami Karang Taruna Lau Mulgap 2 bersama pedagang membersihkan puing - puing bekas kebakaran, dengan usaha sendiri tanpa bantuan pemerintah dan ada 6 unit mobil pick- up kami gunakan untuk membuang seluruh sampah Karena belum ada bantuan pemerintah mengenai tempat berjualan, oleh karena itu rencana para pedagang dan Karang Taruna, bangunan inilah yang nantinya akan digunakan kembali untuk berjualan, meskipun bangunan ini tidak layak pakai," tutup Pengawal.

Pantauan wartawan di Pajak Tingkat Berastagi, para pedagang yang menjadi korban kebakaran terlihat kompak. Mereka bersama - sama membersihkan puing - puing dan debu bekas kebakaran yang terjadi pada Selasa (17/11/ 2020) lalu, yang hampir seluruh kios dan barang dagangan di lantai 1 dan 2 hangus terbakar dilalap 'sijago merah', tanpa perlu menunggu tindakan dari Dinas Kebersihan maupun dinas terkait. (KS).





Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER