MENU TUTUP
Bumi Turang

Gunung Sinabung Erupsi Pada Selasa, Ini Penjelasan Kepala Pusat Vulkanologi

Selasa, 18 Agustus 2020 | 23:09:24 WIB Dibaca : 3093 Kali
Gunung Sinabung Erupsi Pada Selasa, Ini Penjelasan Kepala Pusat Vulkanologi Gunung Sinabung saat erupsi pada Jumat (14/8/2020). Foto: KS
Loading...

Petunjuk7.com - Gunung Sinabung Selasa (18/8/2020) terus mengalami erupsi, meskipun katagori kecil. Akan tetapi, semburan abu vulkanik sampai juga ke Berastagi, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara. Sehingga membuat sebagian aktifitas warga khususnya untuk transaksi jual beli menjadi terganggu.

"Sudah gawat kali situasinya ini Bang. Sudah Covid pun belum selesai, datang lagi erupsi Gunung Sinabung dan membuat barang dagangan saya sudah berabu-abu semunya . Sudah berabu, penyiraman dari instansi terkait pun belum kelihatan sampai sekarang,"demikian diucapkan seorang pedagang sirih di Pusat Pasar Berastagi, Gres Br Perangin - angin ditemui wartawan www.Petunjuk7.com, Selasa (18/8/202p siang

Di tempat terpisah, menanggapi soal erupsi Gunung Sinabung tersebut, Kepala Pusat Vulkanologi yang berada di Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo, Armen Putra, menjelaskan, "aktifitas Gunung Sinabung yang kita cintai ini terus meningkat, walaupun pada hari ini erupsinya tidak begitu besar, tapi termasuk sering dan dalam hitungan jam saja pun bisa sampai 3 kali erupsi tapi kecil," jelas Armen ketika di konfirmasi wartawan www.Petunjuk7.com, di sela - sela.
kunjungan Gubernur Sumatra Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Irwansyah, Kapolda Sumatra Utara, Irjen Pol Drs Martuani Sormin.

"Dan bisa kami sampaikan status Gunung Sinabung sampai saat ini, jumlah : 6, Amplitudo : 12-45 mm, durasi : 22-73 detik. Tektonik jauh numlah : 1, Amplitudo : 5 mm, S-P : tidak terbaca, durasi : 696 detik. Tremor menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 2-60 mm (dominan 10 mm).Dan terekam tremor menerus  yang terkait  erupsi menerus , dengan kolom abu 500-2000 dengan arah angin ke Timur - Tenggara, kecepatan lemah - sedang dan status Gunung Sinabung Level III (Siaga)," ungkap.Armen.

Kepala Pusat Vulkanologi ini mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 kilo meter dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral 5 kilo meter untuk sektor Selatan - Timur, dan 4 kilo meter untuk sektor Timur - Utara.

"Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh, dan masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai - sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar," imbau Armen. (KS).

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Untuk Mencukupi Kebutuhan Air Bersih, Dirut Perumda Tirtanadi, Adrian Surbakti Jalin Kerjasama Dengan Pemdes Jaranguda dan Pemdes Sempajaya

2

Semarak Piala Dunia 2026, Kodim 0205/TK Ajak Warga Nobar Bola Gembira, Dandim: Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa persatuan

3

Kodim 0205/TK Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Dandim: Momentum Piala Dunia Sebagai Sarana Memperkuat Rasa Persatuan

4

Unit Pelayanan Teknis Daerah Puskesmas Merdeka Kabupaten Karo Terus Menggelar Inovasi Cegah Kamu Dengan Rehat

5

Dinas Pariwisata Gandeng Polres Karo Untuk Antisipasi Terjadinya Pungli Ke Pemandian Air Panas