MENU TUTUP

LAM Riau Merasa Tak Ada 'Tersandra' Karena Pemberian Gelar Adat Untuk Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 | 14:54:02 WIB Dibaca : 2065 Kali
LAM Riau Merasa Tak Ada 'Tersandra' Karena Pemberian Gelar Adat Untuk Jokowi Foto:pekanbaru.go.id
Loading...

Petunjuk7.com - Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Datuk Seri Syahril Abubakar bantah isu-isu miring yang melatar belakangi pemberian gelar gelar adat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Datuk Syahril, baik secara pribadi mau pun atas nama LAM Riau, merasa tak ada yang 'tersandra' karena apa pun. 

Menurut Syahril, adanya stigma dimasyarakat yang menyebutkan karena adanya barter kepentingan, tidaklah benar. LAM dalam memberikan gelar adat kepada orang nomor satu di Riau tersebut sudah melalui proses dan pertimbangan.

"Tidak, tidak benar. Tidak ada yang disandra dan apa yang disandra. Inikan semuanya sudah melalui proses dan pertimbangan," kata Datuk Syahril, Jumat (14/12/18).

 Datuk Syahril bahkan mengatakan, pemberian gelar adat kepada Jokowi tersebut justru karena dinilai telah berjasa kepada Riau. Setidaknya, ada poin yang menjadi bahan pertimbangan kenapa gelar adat tersebut diberikan.

 Yakni pertama, Riau bebas asap dianggap tidak terlepas dari kebijakan Jokowi selaku Presiden. Kedua, Peraturan Presiden (Perpres)  RI nomor 86 tahun 2018 tentang pelaksanaan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) membuka peluang yang luas  bagi masyarakat adat Melayu Riau untuk mengurus pengakuan berbentuk sertifikat milik bersama atas nama adat.

Ketiga, Intruksi Presiden tentang penundaan dan evaluasi perizinan perkebunan kelapa sawit serta peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit ini memberi peluang pada masyarakat adat Melayu  Riau mengambil peran dalam pengembalian haknya  atas hutan adat. 

 Keempat, Blok Rokan yang awalnya dikuasai perusahaan asing, kemudian dinasionalisasi dikelola Pertamina juga jadi pertimbangan. Pasalnya, dalam alih kelola itu, Riau berhak mendapatkan 10 persen Participating Interest (PI) kepada Riau. 

Kelima, adanya Proyek Strategis Nasional (PSN) di Riau seperti pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, pembangkit listrik, juga jadi pertimbangan. Keenam, realisasi TORA, perhutanan sosial, embarkasi haji antara, juga dianggap tak terlepas jasa Jokowi.

 Ada pun untuk pemberian gelar, digelar besok pagi di Gedung LAM Riau. Jokowi diberikan gelar sebagai Datuk Seri Setia Amanah Negara. (Rij/MCR).

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Untuk Mencukupi Kebutuhan Air Bersih, Dirut Perumda Tirtanadi, Adrian Surbakti Jalin Kerjasama Dengan Pemdes Jaranguda dan Pemdes Sempajaya

2

Semarak Piala Dunia 2026, Kodim 0205/TK Ajak Warga Nobar Bola Gembira, Dandim: Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa persatuan

3

Kodim 0205/TK Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Dandim: Momentum Piala Dunia Sebagai Sarana Memperkuat Rasa Persatuan

4

Unit Pelayanan Teknis Daerah Puskesmas Merdeka Kabupaten Karo Terus Menggelar Inovasi Cegah Kamu Dengan Rehat

5

Dinas Pariwisata Gandeng Polres Karo Untuk Antisipasi Terjadinya Pungli Ke Pemandian Air Panas