MENU TUTUP

Sekdaprov Riau: Tunda Salur DBH 'Penyakit' Besar Penyebab Defisit

Kamis, 11 Oktober 2018 | 19:39:33 WIB Dibaca : 2039 Kali
Sekdaprov Riau: Tunda Salur DBH 'Penyakit' Besar Penyebab Defisit Foto:MC Riau
Loading...

Petunjuk7.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi dengan lantang manyebutkan, 'penyakit' terbesar yang terjadi saat ini penyebab terjadinya defisit anggaran adalah tunda salur Dana  Bagi Hasil (DBH) Migas.

"Kalaulah hal itu terealisasi, akan bisa mengatasi atau menyelesaikan persoalan yang ada," kata Sekda, Kamis (11/10/2018) saat dikonfirmasi setelah mengikuti rapat Paripurna DPRD Riau.

Dia mengulangnya, bahwa satu saja 'penyakit' terbesar yaitu tunda salur DBH, penyebab terjadi defisit.

"Ini bukan hanya dialami oleh Riau, tapi hampir seluruh provinsi yang mendapatksn DBH. Kepri salah satu contohnya, mereka defisit sekitar Rp500 miliar," kata dia. 

Lebih jauh disampaikan, tinggal lagi bagaimana berjuang ke pusat agar tunda salur ini dibayarkan sekarang.

"Berharap dalam waktu dekat ini disalurkan sehingga bisa mengatasi persoalan defisit yang terjadi saat ini," kata dia.

Sementara itu diakui juga oleh Sekda, dalam kondisi seperti ini, dalam hidup bernegara tentu tidak bisa pula melawan pemerintah.

Selaku daerah bawahan, lanjut dia, tentu pula harus mengikuti apa yang digariskan oleh aturan pemerintah pusat.

"Jadi ini juga harus dipahami oleh semua pihak," dia mengakhiri. (Rij/MCR)

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pemkab Karo Kembali Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Pedagang: Intinya Jangan Pilih Kasih dan Tegas Dalam Penertiban

2

Bupati Karo Melalui Kadis Lingkungan Hidup Bagikan Tong Sampah Kepada Masyarakat Kelurahan Pasar Berastagi 

3

Danramil 06/MT Kapten Inf JE Sembiring Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Kineppen

4

6 Kepala SMA Negeri Kabupaten Karo Serah Terima Jabatan, Normawati Martianna Ginting Spd Jadi Kepala SMA N 1 Berastagi 

5

Disperindag Imbau Pedagang Tak Jualan Di Bahu Jalan Dan Diatas Trotoar Demi Ketertiban dan Kenyamanan Pasar Berastagi