• Follow Us On : 
Saat Jenguk Korban Dugaan Insiden MBG di Berastagi, Wapres Gibran Sampaikan Beberapa Pesan Penting Pelita Monald Saat Menyampaikan Beberapa Poin Penting Kepada Wapres

Saat Jenguk Korban Dugaan Insiden MBG di Berastagi, Wapres Gibran Sampaikan Beberapa Pesan Penting

Sabtu, 12 September 2026 - 08:39:48 WIB
Dibaca: 140 kali 
Loading...

Petunjuk7.com, KARO [ Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menjenguk puluhan siswa korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih menjalani perawatan di RS Efarina Etaham dan RSU Amanda Berastagi, Kabupaten Karo, Jumat 11/9.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran menyampaikan permohonan maaf atas nama pemerintah kepada para korban dan keluarga. “Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Gibran.

Gibran mengatakan, ia  bertolak ke Kabupaten Karo setelah meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga provinsi di Kalimantan. Ia menegaskan, prioritas utama saat ini adalah memastikan pemulihan kesehatan para siswa agar dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Saya hadir di sini, kemarin saya dari Kalimantan baru mendarat tengah malam, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih,” ungkapnya.

Saat Gibran Bertemu beberapa perwakilan orang tua korban keracunan MBG di Karo, di Rs Efarina usai menjenguk korban MBG yang masih di rawat, Gibran menyampaikan, “Semua keluhan serta masukan bapak ibu akan kita tindak lanjut,” tegas Gibran. Dalam kunjungan ke rumah sakit tersebut, Gibran turut mendengarkan keluhan sejumlah orangtua siswa korban keracunan. 

Para orangtua menyampaikan beberapa point kepada Gibran.

1. kondisi kesehatan anak-anak yang tak kunjung sembuh bolak balek ke RS obat apa yg di berikan dokter? hingga bolak-balik ke rumah sakit untuk mendapat perawatan, 

2. konpensasi ganti rugi kepada orang tua tidak bekerja.

3. Rs kenapa klaim dengan BPJS padahal BGN kemarin yg klaim, pembayaran gak jelas sehingga pasien/ korban yang kurang penanganan   sampai tuntas.  4. Korban yang di rujuk di luar karo agar di perhatikan tuntas. 

Menanggapi keluhan tersebut, Gibran memastikan pemerintah, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), akan bertanggung jawab terhadap penanganan kesehatan para korban hingga sembuh total.

Ia menyebut kebutuhan obat, pemeriksaan lanjutan, hingga rujukan bagi pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut akan ditindaklanjuti sesuai persetujuan orangtua.

 “Tadi saya datangi semuanya. Keluhannya apa, butuh obat apa, atau butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, akan kami penuhi.  Yang terpenting kita  harus memastikan anak-anak bisa sehat dan bersekolah kembali,”ucapnya.

Gibran juga menambahkan konpensasi ganti rugi orang tua korban nanti dibdata pak Gubernur sumut, dan pasien Keracunan jangan BPJS yang klaim, saya juga sudah tekankan  pelatanan Rs, dan pasien yang ada dampak penyakit kronis di picu oleh racun makanan dua orang kita bawa ke jakarta. 

Untuk memastikan pelayanan kesehatan para korban berjalan secara menyeluruh, Gibran juga meminta Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Afif Nasution segera melakukan pendataan terhadap seluruh korban.

“Pak Gubernur, data semua para korban,” tegas Gibran. Selain pemulihan kesehatan, Gibran juga menyatakan bahwa tuntutan orangtua terkait kompensasi akan didata dan ditindaklanjuti. "Nanti akan kita data semua,” katanya. Sementara itu, terkait salah seorang siswi korban, Krismas Br Sihite, yang tengah menjalani perawatan di RS Haji Medan, Gibran memastikan penanganannya menjadi perhatian pemerintah.

Bobby Afif Nasution yang turut mendampingi kunjungan tersebut juga menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan Krismas mendapatkan perawatan sebaik mungkin. “Sudah-sudah, kita tangani. Semalam saya juga yang meminta korban dirujuk,” tegas Bobby.

Pelita Monald Ginting SPd, Salah satu perwakilan orang tua saudara dari krismas br sihite, mengatakan tadi benar Pak Wapres Menyampaikan beberapa poin kepada kami saat mewakili orang tua untuk bicara, ini kata pak Wapres, 

1. Nanti Pak Gurbenur akan mendata korban yang parah dan mengganti kerugian orang tua tidak bekerja lagi ( Konpensasi) . 

2. Saya sudah sampaikan agar Rumah Sakit Meningkatkan Pelayanan agar pasien sakitnya tuntas. 

3.Jangan lagi BPJS yang klaim biaya perobatan keracunan karena kalau klaim BPJS batasnya cuma tiga hari. 

4. Krismas sihite yang di rujuk ke medan, di perhatikan. 

5. Dua orang yang di duga sakit saraf dan ginjal di bawa ke jakarta di fasilitasi pak wapres. 

Itu lah yang saya dengar beberapa point yang dibsampaikan pak Wapres saat kami bicara, dan pak Wapres Juga Menegaskan bila seminggu masalah ini tidal Tuntas maka Wapres akan kembali Datang Ke Karo ujar Monald.

 

Laporan: Surbakti 



Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER