• Follow Us On : 
Kepala BGN Sudaryono Jenguk Korban Dugaan Insiden MBG ke Rumah Sakit Amanda Dan Efarina

Kepala BGN Sudaryono Jenguk Korban Dugaan Insiden MBG ke Rumah Sakit Amanda Dan Efarina

Ahad, 16 Agustus 2026 - 15:54:05 WIB
Dibaca: 126 kali 
Loading...

Petunjuk7.com, KARO [ Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyambangi langsung para korban insiden keamanan pangan yang diduga berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rumah Sakit Efarina dan Rumah Sakit Amanda Berastagi Kabupaten Karo, Minggu 16/8/2026 sekitar pukul 13.00 Wib.

Kunjungan itu dilakukan setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, melaporkan sebanyak 200 san orang diduga mengalami insiden tersebut usai mengonsumsi makanan MBG pada, Kamis kemaren. Mayoritas korban mengalami pusing, mual, muntah, dan gatal-gatal.

Berdasarkan hasil investigasi awal, BGN menduga insiden dipicu oleh beberapa bahan makanan yang masih dalam proses pemeriksaan laboratorium, serta waktu memasak yang dilakukan terlalu dini sebelum makanan didistribusikan.

"Sejauh ini investigasi yang kami terima adalah ada beberapa bahan, ya ada ikan sarden dan lain-lain, kita lagi cek minta dari Dinas Kesehatan untuk dicek lab-nya. Kita butuh waktu paling tidak ya 7 hari, 5 hari kerja begitu untuk sampai dengan hasilnya. Kemudian kita bisa lihat hasil lab-nya. Tapi sejauh ini investigasi kita sejauh ini adalah dari bahan-bahan itu dan diduga memasaknya jauh lebih awal," lanjut Sudaryono.

Untuk mencegah kejadian serupa, BGN tengah mempercepat penerapan sistem digital yang memungkinkan seluruh tahapan produksi makanan terdokumentasi dan dipantau secara menyeluruh, mulai dari waktu memasak, menu, hingga penggunaan bahan dan bumbu.

"Kita sudah siapkan sistemnya. Ini sekarang lagi kita paksa semua dapur, ada Korcam dan lain-lain, lagi kita paksa kita kerja pakai sistem. Jadi kapan sayur mulai dicacah, kapan dimasak itu semua kita lock. Dan kita lagi siapkan ini (sistemnya). Kita kebut semua. 

Moga-moga seminggu dua minggu ini sudah beres. Kemudian, kita harapkan orang tua siswa, guru, dan barangkali Dinas Kesehatan bisa ngelihat jam berapa dimasak, apa saja yang dimasak, bumbu apa yang dimasukkan tuh harus kemudian tersistem, termonitor semua," ujarnya.

BGN Langsung Suspend SPPG Penyebab Insiden.

Sudaryono memastikan bahwa pihaknya telah menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian sementara (suspend) kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani para penerima manfaat tersebut.

"Jadi dapurnya di-suspend (sambil) menunggu (hasil) investigasi. Jadi kemudian SPPG-nya juga kita beri surat peringatan. Jadi di-suspend ini kan ada mitra, ada yayasan, ada SPPG, ada yang di situ kita beri sanksi termasuk Korcam dan ke atas ini kami beri peringatan," tegasnya.

Ditempat yang sama, salah satu siswa yang terdampak mbg dan tahap penyembuhan mengatakan, hari ini sudah mulai membaik pak, kemarin sempat saya pingsan, pertama-tama kemarin kan, leher saya terasa panas dan gatal teus pingsan. Namun hari ini sudah mulai membaik,  mudah mudahan besok sudah bisa pulang.

 

Laporan: Surbakti 



Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER