MENU TUTUP

Krisis Rohingya, Wapres Jk Akan Bahas Pada Sidang OKI dan PBB

Selasa, 05 September 2017 | 23:02:38 WIB Dibaca : 2474 Kali
Krisis Rohingya, Wapres Jk Akan Bahas Pada Sidang OKI dan PBB Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Jusuf Kalla.Foto: Antara/Mediaindonesia
Loading...

Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Jusuf Kalla dijadwalkan menghadiri dua konferensi tingkat tinggi dalam waktu dekat, KTT OKI di Kazakhstan dan sidang umum PBB di New York. Kalla akan membawa isu krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar.

Kalla menjelaskan, KTT OKI di Kazakhstan memang tak berhubungan dengan politik. KTT ini membahas tentang sains dan teknologi. Tetapi, Kalla akan bertemu sejumlah pimpinan negara.

"Saya akan ketemu dengan banyak pemimpin, kita akan juga membicarakan (soal Rohingya) karena Dewan Keamanan (DK) sudah membicarakan," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (5/9) dilansir dari Mediaindonesis.com.

Pemicu krisis kemanusiaan di Rakhine State, menurutnya, tak hanya sebatas agama. Ada beberapa masalah yang kemudian bergabung sehingga menyebabkan pecahnya konflik yang melibatkan etnis Rohingya.

Kalla bercerita, pada 2012, ia tiga kali menginjakkan kaki di Rakhine State, Myanmar. Saat itu, Kalla datang sebagai Ketua Palang Merah Indonesia.

"Ada beberapa masalah, ada masalah sejarah, politik juga, ekonomi, masalah agama pasti ada juga," jelas Kalla.

Masalah sejarah berkaitan dengan penjajahan yang dilakukan Inggris di Myanmar. Karena kekurangan tenaga kerja, tentara Inggris mendatangkan pekerja dari negara jajahan mereka yang lain, hingga akhirnya para pekerja menetap tinggal di sana.

Sedangkan dari sisi politik masalah dipicu karena perebutan suara oleh politikus setempat. "Pimpinan (politikus) di situ butuh konstituen, konstituen tentu masyarakat secara lebih banyaknya Budha," jelas Kalla.

Kalla menegaskan, permasalahan di Rakhine State tak murni berhubungan dengan agama. Karena, beberapa kota di Myanmar juga terkenal memiliki penduduk muslim yang ramai. Kalla mencontohkan Yangoon yang memiliki sekitar 100 bangunan masjid. (Mediaindonesia.com)

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tindak Lanjut Dari Laporan Masyarakat, Satresnarkoba Polres Karo Amankan 8 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkoba

2

Bangun Jejaring Lintas Sektor, Ka Rutan Kabanjahe Gelar Sambang ke Polres Karo dan Damkar

3

Kondisi Jalan Udara Sudah Lumayan Bagus, Kadis PUTR, Edu Sinulingga: Sebentar Lagi Akan Kita Hot Mix

4

Pastikan Kesiapsiagaan Aktivitas Vulkanik, Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso Tinjau Gunung Sinabung

5

Tiga Pejabat Kejaksaan Negeri Karo Dilantik Edmond Novvery Purba SH.MH Sebagai Kasipidsus, Kasipidum Dan Kepala Subseksi Penyidik