MENU TUTUP

SMA Negeri 1 Barusjahe Wujudkan Sekolah Berbasis Ketahanan Pangan Lewat Program SIKAP

Jumat, 18 September 2026 | 13:53:37 WIB Dibaca : 557 Kali
SMA Negeri 1 Barusjahe Wujudkan Sekolah Berbasis Ketahanan Pangan Lewat Program SIKAP Terlihat Siswa SMA Negeri Barusjahe Saat Menanam Sayuran
Loading...

Petunjuk7.com, KARO [ SMA Negeri 1 Barusjahe terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan berdampak nyata melalui implementasi Program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan). Program ini merupakan inisiatif Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah Kabupaten Karo yang mendorong sekolah berperan aktif dalam penguatan ketahanan pangan sejak dini.

Melalui Program SIKAP, SMA Negeri 1 Barusjahe memanfaatkan lahan kosong sekolah sebagai sarana edukasi dan praktik pembelajaran berbasis proyek. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa sebagai pelaku utama.

Kepala SMA Negeri 1 Barusjahe, Helenta Br Tarigan ketika dikonfirmasi wartawan pada hari Jumat 18/9, menyampaikan bahwa program ini menjadi media pembelajaran nyata yang tidak hanya menanamkan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan hidup peserta didik.

“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang praktik. Melalui Program SIKAP, siswa belajar tentang ketahanan pangan secara langsung, mulai dari perencanaan, perawatan, hingga panen,” ujarnya.

Salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan SMA Negeri 1 Barusjahe adalah aquaponik, yaitu sistem budidaya tanaman yang terintegrasi dalam satu siklus ramah. Limbah dari sampah dimanfaatkan sebagai nutrisi tanaman hidroponik, sehingga menciptakan sistem produksi pangan yang efisien dan berkelanjutan.

Pengembangan aquaponik ini juga menjadi penerapan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics, dan Art). Sistem telah dilengkapi dengan teknologi pemberian pupuk otomatis serta pengontrol kualitas air, seperti kadar zat terlarut dan pH, yang menunjang pertumbuhan tanaman.

Helenta menjelaskan bahwa inovasi ini masih dalam tahap percontohan. Ke depan, aquaponik akan dikembangkan secara lebih luas dengan melibatkan siswa dalam proyek kelompok lintas mata pelajaran di setiap kelas.

“Hasilnya sudah bisa dirasakan. Dalam beberapa bulan, kami sudah memanen sayuran. Ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga bagi siswa,” tambahnya.

Selain meningkatkan keterampilan dan kepedulian siswa terhadap ketahanan pangan, Program SIKAP juga dinilai mampu meningkatkan minat belajar karena siswa terlibat langsung dalam kegiatan yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan penerapan Program SIKAP, SMA Negeri 1 Barusjahe berkomitmen menjadi sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun budaya ketahanan pangan dan kemandirian di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.

 

Laporan: Surbakti 

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Akses Ke Kantor Camat Berastagi Digenangi Banjir, Warga Berharap Ada Pembangunan Drenase Yang Baru

2

Pupuk Indonesia Pastikan Kios di Kabupaten Karo Patuhi Regulasi dalam Menyalurkan Pupuk Bersubsidi

3

HUT ke-81 TNI, Kodim 0205/Tanah Karo Tekankan Profesionalisme dan Budaya Prima dalam Pengabdian

4

Kodim Tanah Karo Gelar Ziarah Bersama Menyambut HUT TNI ke 81, Thema TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

5

Jalan Udara Antara Tangkulen-Desa Rajapayung Dihotmix, Warga Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Karo