MENU TUTUP

Peneliti Temukan Pasukan Semut 'Bom Bunuh Diri' di Kalimantan

Sabtu, 21 April 2018 | 23:35:36 WIB Dibaca : 3509 Kali
Peneliti Temukan Pasukan Semut 'Bom Bunuh Diri' di Kalimantan Foto: Kumpuran.com
Loading...

Petunjuk7.com - Penjelajahan hutan belantara pulau Kalimantan yang dilakukan sekelompok peneliti asal Wina, Austria, menghasilkan suatu penemuan unik.

Penemuan di hutan kawasan Temburong, Brunei Darussalam, itu adalah semut yang memiliki kemampuan untuk meledakkan dirinya sendiri.

Ketika meledak, semut itu menyemprotkan cairan warna kuning beracun kepada musuhnya. Tentu saja, aksi ini adalah aksi bunuh diri karena semut itu benar-benar meledakkan dirinya sendiri dan langsung mati.

Penemuan ini merupakan penemuan semut peledak pertama kalinya sejak tahun 1935 dan telah dipublikasikan di jurnal Zookeys. Semut 'bom bunuh diri' ini memiliki nama ilmiah Colobopsis explodens.

Semut yang memiliki tubuh kemerahan ini ditemukan di atas pohon di pedalaman hutan pulau Kalimantan. Salah satu anggota tim, Alice Laciny, mendeskripsikan bagaimana semut-semut ini meledakkan diri dan kemudian mengeluarkan racun berwarna kekuningan untuk menyelamatkan anggota koloninya.

Ketika berhadapan dengan musuh yang terus menyerang, semut ini akan menghalangi musuhnya dan menggigit, kemudian mengarahkan bagian belakang tubuhnya ke arah musuh.

Setelah itu, ia menggelembungkan perutnya hingga akhirnya perut semut itu ‘meledak’ dan menyemprotkan cairan kuning.

Menurut Laciny, seperti dilansir The Guardian, cairan tersebut berwarna terang dan baunya tidak enak, tapi agak mirip dengan kari.

Namun, ternyata tidak semua semut peledak memiliki kemampuan meledakkan diri. Hanya para pekerja ‘kasta rendah’ yang terdiri dari betina yang tidak bisa berkembang biak lagi yang akan bertugas meledakkan dirinya saat ancaman tiba.

Kawanan semut ini juga dikenal sangat protektif hingga rela meledakkan dirinya, bahkan ketika didekati oleh peneliti pun mereka meledakkan diri.

Perilaku bunuh diri untuk mempertahankan diri dan kawanannya ini disebut dengan autothysis. Selain semut, lebah madu juga memiliki kemampuan ini. Ketika sarangnya terancam, lebah akan menyengat musuh, dan setelah menyengat, lebah madu akan mati.

Sumber:Kumparan.com

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Diduga Dendam Lama, Dua Pria Sukanalu Tewas di Dusun Sagan Tanah, Danramil 04/SE: Jangan Mudah Terprovokasi

2

Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI, Perkuat Sinkronisasi Program dan Jajaki Pembangunan PLUT UMKM

3

Kodim 0205/Tanah Karo Gelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Teguhkan Komitmen Lindungi Generasi Penerus Bangsa

4

Pemkab Karo Bantah Tolak Pengalihan Lahan RSUD Kabanjahe, Tegaskan Masih Menunggu Aturan dan Rampungnya Rumah Sakit Baru

5

Pemerintah Desa Rumah Berastagi Ajak Masyarakat Bersihkan Saluran Air Dan Jangan Membuang Sampah Sembarangan