MENU TUTUP

Mendesak, Sinergitas Pengawal Moral Pendidikan di Universitas

Kamis, 08 Februari 2018 | 21:17:14 WIB Dibaca : 3096 Kali
Mendesak, Sinergitas Pengawal Moral Pendidikan di Universitas Foto:Pjcnews.com
Loading...

Petunjuk7.com, Pekanbaru - Mengingat dinamika aktivitas universitas saat ini, tampaknya dibutuhkan sinergitas untuk mengawal moral pendidikan demi tercapainya misi dan tujuannya sebagai pencerdas serta pembentuk moral bangsa.

Demikian diungkapkan Tuti Khairani, S.Sos.,M.Si, Staf Pengajar di Program Pasca Sarjana-Universitas Riau (PPS-UR) menjawab pertanyaan www.pjcnews.com baru-baru ini di Pekanbaru.

Tuti dimintai pendapatnya sehubungan dengan dinamika universitas dalam menjalankan missinya sebagai pengemban: Tri-Dharma Perguruan Tinggi yang diduga sudah mulai bergeser.

"Saya kira, kelompok dari semu elemen masyarakat perlu membangun sinergitas 'tuk mengawal moral universitas," katanya.

Menurut Doktor alumni Universitas Brawijaya ini, institusi pengawas internal di universitas, diduga tidak berdaya menghadapi sistem yang sepenuhnya tunduk pada kekuasaan pimpinan. "Ini yang terjadi sekarang," katanya.

Kecenderungan a buse of power penguasa di universitas, saat ini, demikian Tuti, sudah sampai pada tahap mengebiri hak-hak kemerdekaan yang dipunyai seorang dosen. 

"Baik sebagai pengajar, pembimbing dan sebagai peneliti," katanya.

"Karena pimpinan bertindak berdasarkan: like and dislike. Bukan pada konsep profesionalisme dan integritas yang merupakan urat nadi dari moral pendidikan itu," katanya.

Dalam kondisi demikian, kata Doktor Kebijakan Publik itu, semua direkayasa demi meraih keuntungan pribadi dan kelompok.

"Dan,  ini sedang terjadi di lembaga pendidikan tinggi kita," katanya.

"Bayangkan, membatasi hak-hak dosen sebagai peneliti serta masalah plagiarisme sudah dinggap lazim. Ini mengerikan!" tegasnya.

Solusinya kata Tuti, mendesak membangun sinergitas bagi setiap elemen masyarakat yang nuraninya terpanggil mengawal moral pendidikan ini.

"Kita butuh Education Watch. Agar pengelola universitas terawasi. Misi pendidikan mesti dikembalikan pada fitrah dan marwahnya," tuturnya. 

"Saya mengetuk pintu hati orang-orang yang merasa perduli," ucapnya.


Sumber:PJCnews.com

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Babinsa Koramil 03/Berastagi Sosialisasi dan Pasang Benner Penerimaan Prajurit TNI AD

2

Adanya Laporan Masyarakat Tentang Barak Judi Dan Narkoba Di Perladangan Sukatendel, Polres Karo Langsung Terjun

3

Ribuan Guru Desak Pemkab Karo Segera Bayarkan Tunjangan Profesi Guru Tahun 2025

4

Dua Pria Dibekuk Polsek Berastagi Di Bioskop Ria Karena Diduga Memiliki 13 Paket Sabu

5

Tingkatkan PAD dan Kelancaran Lalu Lintas, Pemerintah Kabupaten Karo Optimalkan Gate Parkir Otomatis di Open Stage Berastagi