Petunjuk7.com, KARO [ Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air, Danramil 03/BT Mayor Chb Vinchen Bangun yang diwakili Babinsa Sertu Sujianto dan Polsek Berastagi, melaksanakan kegiatan pemberian materi latihan dasar dan pembinaan kepada pelajar. Kegiatan ini digelar pada hari Kamis 11/6/2026, bertempat di Lapangan SMK Negeri Merdeka Berastagi.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Sujianto bertindak selaku narasumber utama yang menyampaikan materi meliputi Latihan Dasar Kedisiplinan, Peraturan Baris Berbaris, Wawasan Kebangsaan, hingga pemahaman mengenai bahaya kenakalan remaja. Kehadiran aparat TNI ini disambut baik dan dihadiri oleh staf serta guru SMK Negeri Merdeka, pengurus OSIS, dua orang anggota Koramil 03/BT, Kapolsek Berastagi AKP Henry D.B Tobing dan personel yang mengikuti jalannya acara dengan antusias.
Babinsa Koramil 03/BT menyampaikan bahwa kegiatan ini disusun dengan maksud dan tujuan yang sangat mendasar bagi perkembangan kepribadian para siswa. Melalui materi kedisiplinan dan baris berbaris, diharapkan dapat terbentuk jiwa kemandirian serta rasa tanggung jawab penuh dari setiap siswa atas segala tindakan yang mereka lakukan sehari-hari. Selain itu, latihan fisik dan peraturan yang diterapkan juga bertujuan menanamkan rasa kebersamaan, semangat senasib sepenanggungan, serta mempererat kekompakan antar teman satu angkatan agar tumbuh rasa persaudaraan yang kuat.
Tidak hanya pembentukan karakter fisik dan mental, materi Wawasan Kebangsaan juga diberikan secara mendalam agar dapat menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi di kalangan remaja. “Kami ingin para siswa bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, dan rasa bangga ini terdorong untuk mereka wujudkan dalam bentuk kontribusi positif, utamanya melalui prestasi belajar yang gemilang di sekolah,” ungkap Sertu Sujianto di sela-sela penyampaian materi kepada para peserta didik.
Poin penting lainnya yang menjadi fokus utama dalam kegiatan ini adalah langkah pencegahan dini terhadap berbagai permasalahan sosial yang mengancam remaja. Para siswa dibekali pemahaman yang jelas untuk membentengi diri dari bahaya perundungan atau bullying, tawuran antar pelajar, aktivitas geng motor, kecanduan alat komunikasi dan permainan elektronik, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat hingga selesai. Pihak sekolah menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan dukungan dari pihak TNI, yang dinilai sangat bermanfaat dalam membantu membentuk karakter dan kedisiplinan siswa. Diharapkan, materi yang telah diberikan dapat dipahami dan diterapkan sepenuhnya oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Laporan: Surbakti