MENU TUTUP

Kian Banyak, Kemenristekdikti Siap Fasilitasi Merger Perguruan Tinggi

Selasa, 05 September 2017 | 22:42:17 WIB Dibaca : 2680 Kali
Kian Banyak, Kemenristekdikti Siap Fasilitasi  Merger Perguruan Tinggi Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Patdono Sumignjo.Foto:Republika.co
Loading...

Jakarta - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyatakan kesiapannya memfasilitasi merger perguruan tinggi swasta (PTS).

“Sekarang merger kita dukung, maka perguruan tinggi yang akan merger kita fasilitasi,” kata Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Patdono Suwignjo di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa (5/9) dikutip dari Republika.co.

Ia menegaskan merger merupakan program pemerintah untuk mengurangi jumlah perguruan tinggi di Indonesia. Sebab, ia menyebut Indonesia memiliki jumlah perguruan tinggi banyak.

“Harus kita kurangi, salah satu jalannya merger,” ujar Patdono.

Kendati demikian, ia tidak menampik mergerperguruan tinggi memiliki sejumlah kendala di lapangan. Seperti, tidak samanya akreditasi perguruan tinggi yang akan bergabung, berubahnya nama yayasan suatu perguruan tinggi, permasalahan aset pajak masing-masing perguruan tinggi.

Patdono mengaku telah berkoordinasi dengan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk mengatasi persoalan perbedaan akreditasi perguruan tinggi yang ingin merger. Ia pun mengatakan tidak perlu perbaikan regulasi untuk merger.

“Kita kumpulkan problemnya apa, sedang dibetulkan,” jelasnya.

Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Asep Safuddin menilai pemerintah harus memperjelas konsep merger.

“Saya melihat merger itu ide yang bagus, tetapi konsepnya harus jelas,” kata dia.

Asep menyarankan pemerintah mulai memetakan kondisi dan persoalan yang ada pada perguruan tinggi. Kemudian, pemerintah diminta membuat kriteria kampus yang bisa dan akan digabung.

Selain itu, ia meminta pemerintah membahas dengan yayasan. Ia mengatakan merger secara teknis dilkukan per wilayah dan dikaitkan dengan grand design sains dan teknologi nasional berbasis kekuatan daerah.

“Regulasi itu kan dibuat pemerintah, bila perlu bikin saja regulasi baru,” ujar Asep. (Republika.co)

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tindak Lanjut Dari Laporan Masyarakat, Satresnarkoba Polres Karo Amankan 8 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkoba

2

Bangun Jejaring Lintas Sektor, Ka Rutan Kabanjahe Gelar Sambang ke Polres Karo dan Damkar

3

Kondisi Jalan Udara Sudah Lumayan Bagus, Kadis PUTR, Edu Sinulingga: Sebentar Lagi Akan Kita Hot Mix

4

Pastikan Kesiapsiagaan Aktivitas Vulkanik, Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso Tinjau Gunung Sinabung

5

Tiga Pejabat Kejaksaan Negeri Karo Dilantik Edmond Novvery Purba SH.MH Sebagai Kasipidsus, Kasipidum Dan Kepala Subseksi Penyidik