MENU TUTUP
Bumi Turang

Warga Khawatir Penutup Drenaiase Amblas di Jalan Udara (Berastagi) Pejalan Kaki Bisa Jadi Korban

Ahad, 09 Februari 2020 | 15:39:22 WIB Dibaca : 2944 Kali
Warga Khawatir Penutup Drenaiase Amblas di Jalan Udara  (Berastagi)  Pejalan Kaki Bisa Jadi Korban Kondisi lubang yang menganga di persimpangan Jalan Udara, Kecamatan Berastagi, Minggu (9/2/2020). Foto:KS
Loading...

Petunjuk7.com - Sudah berlangsung lama kondisi penutup saluran drainase yang amblas persisnya di dekat Tugu Kol, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara atau tepatnya di Persimpangan Jalan Udara arah menuju Kecamatan Simpang Empat, Minggu (9/2/2020) , belum juga diperbaiki.

Akibat amblasnya drenaise tersebut, tampak menganga lubang, tentu apabila para pengguna jalan melintas di jalan tersebut, dikhawatirkan bisa "menelan" korban.

Selain itu, jalan masuk menuju ke Jalan Udara menjadi sempit. Begitu juga keberadaan lubang tersebut dinilai berbahaya, karena posisinya berada di trotoar warga yang lalul - lalang melintas sertiap jari disana.

Dan, plat beton penutup saluran drainase yang amblas juga menyebabkan aliran air di dalamnya tersendat.

Tak ayal, membuat pemandangan Kota Berastagi  yang merupakan jantung atau pintu masuknya ke kota wisata yang berada di Kabupaten Karo khususnya Kota Berastagi dan sekitarnya seolah - olah kategori kumuh.

Hal ini dikeluhkan oleh warga yang kadang menggunakan jalan tersebut, keluar - masuk menuju ke pemukiman warga.

“Kalau pun kita katakan di Kabupaten Karo ini  sudah bagus pembangunannya, orang tidak akan percaya. Karena pintu masuk ke kota wisata  saja seperti itu, pasti orang berpikir dalamnya lebih parah lagi. Sehingga orang jadi malas masuk ke Berastagi ini. Karena bagian jalannya saja pun berantakan," sebut oleh seorang warga sekitar bermarga Tarigan (52) kepada wartawan, Minggu (9/2/2020).

Menurut Tarigan, amblasnya dreanaise tersebut akibat terlindas ban mobil yang kadang mau memarkirkan kendaraannya dan saat mau menurunkan penumpangnya disana.

“Waktu itu ada mobil yang mau menurunkan penumpangnya, jadi karena lewat batas, mobil tersebut pun melindas penutup drenase tersebut, akhirnya jebol. Untung saja hari itu tidak jatuh penumpangnya itu kedalam lubang drenase," ungkap Tarigan.

Pantauan wartawan, ditakasir lubang berukuran 1×3 meter menganga tepat di gerbang masuk Jalan udara. Para warga sekitar dan anak - anak sekolah kadang terlihat sulit mau berjalan karena terhalang oleh lubang.

Sehingga melalui media ini, masyarakat meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karo agar sesegera mungkin memperbaiki penutup drenase ini sebelum menelan korban .

"Masak sudah bertahun - tahun di biarkan menganga begitu saja tanpa ada sedikit pun niatnya untuk memperbaikinya," sebut warga sekitar yang bernama Sentosa yang sedang melintas di jalan tersebut. 

Laporan:KS

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Bukber Dengan Wartawan, Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan Ajak Bersatu Bangun Kabupaten Karo

2

Pos Retribusi Objek Wisata Air Panas Ditutup Sementara Sampai Batas Waktu Yang Belum Ditentukan

3

Disperindag Kabupaten Karo Pastikan Stok BBM Aman dan Cukup, Masyarakat Diminta Tenang dan Tidak Terpancing Isu

4

Pupuk Subsidi Tidak Langka, Petani di Kecamatan Berastagi Bahagia

5

SMK Negeri Merdeka Tebar Kebaikan Ramadhan dengan Berbagi Takjil Gratis