MENU TUTUP

Hasil Uji Laboratorium, Diskes Riau: Keracunan Massal di Kampar Karena Bakteri

Sabtu, 14 Juli 2018 | 14:52:22 WIB Dibaca : 2184 Kali
Hasil  Uji Laboratorium, Diskes Riau: Keracunan Massal di Kampar Karena Bakteri Foto:MC Riau
Loading...

Petunjuk7.com - Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau telah menerima informasi terkait hasil uji laboratorium terhadap 21 sampel makanan yang menyebabkan sekitar 130 warga di Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, keracunan massal dan 30 orang lainnya dirawat inap.

Hasil uji lab tersebut menunjukkan, bahwa makanan yang dihidangkan dalam sebuah pesta di daerah tersebut diantaranya mengandung bakteri staphylococcus, bacillus bacteria dan Escherichia coli (e.coli).

"Bakteri-bakteri ini ditemukan dalam uji lab bakteriologi dan kimiawi terhadap 21 sampel makanan yang sempat dimakan oleh warga," kata Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir di Pekanbaru, Jumat (13/7) malam.

Menurutnya, hasil lab tersebut akan dikaji oleh Diskes Kabupaten Kampar sebagai bahan pertimbangan untuk menindaklanjuti kasus ini.

Kendati demikian, Mimi mengaku belum mengetahui secara pasti apakah kasus keracunan massal ini akan berlanjut ke jalur hukum atau tidak.

"Semua yang keracunan kemarin kondisinya sudah membaik. Paling lama dirawat sehari sampai dua hari saja. Sepertinya kalau informasi mau dibawa ke jalur hukum belum ada, tapi kita lihat saja bagaimana kelanjutannya," ungkapnya.

Ia pun mengimbau supaya Diskes Kabupaten Kampar memberikan pembinaan terhadap penjamah makanan atau orang-orang yang secara langsung berhubungan dengan makanan dan peralatan mulai dari tahap persiapan, pembersihan, pengolahan, pengangkutan, sampai dengan penyajian. Salah satunya terkait sanitasi dan makanan yang higienis.

"Jadi penjamah makanan dan katering-katering itu harus diberi pembinaan. Sebab, masalah keamanan pangan itu prioritas. Ini menyangkut kesehatan masyarakat," tuturnya.

Untuk diketahui, warga di Desa Koto Perambahan mulai muntah-muntah sejak Sabtu (30/6/2018) sore sampai malam. Puncaknya pada Minggu sore ketika warga terpaksa dilarikan ke Puskesmas karena muntah tidak kunjung berhenti.

Mulai dari anak-anak sampai dewasa yang tubuhnya lemas dirawat di Puskesmas. Ada juga yang sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang dan rumah sakit di Pekanbaru.

"Habis pulang dari pesta itulah. Mulai muntah-muntah semua. Mungkin keracunan," kata Ocu yang meminta identitasnya tidak dipublis, Minggu malam. (FG/MCR).

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pemkab Karo Kembali Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Pedagang: Intinya Jangan Pilih Kasih dan Tegas Dalam Penertiban

2

Bupati Karo Melalui Kadis Lingkungan Hidup Bagikan Tong Sampah Kepada Masyarakat Kelurahan Pasar Berastagi 

3

Danramil 06/MT Kapten Inf JE Sembiring Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Kineppen

4

6 Kepala SMA Negeri Kabupaten Karo Serah Terima Jabatan, Normawati Martianna Ginting Spd Jadi Kepala SMA N 1 Berastagi 

5

Disperindag Imbau Pedagang Tak Jualan Di Bahu Jalan Dan Diatas Trotoar Demi Ketertiban dan Kenyamanan Pasar Berastagi