MENU TUTUP

Pertamina Sumbar - Riau Evaluasi Sebaran Pangkalan Gas Bersubsidi

Selasa, 08 Mei 2018 | 14:47:15 WIB Dibaca : 2530 Kali
Pertamina Sumbar - Riau Evaluasi Sebaran Pangkalan Gas Bersubsidi Ilustrasi. Foto: 1tulah
Loading...

Petunjuk7.com - Pihak PT Pertamina (Persero) mengakui bahwa mekanisme distribusi gas elpiji 3 kilogram di wilayah perbatasan Pekanbaru masih bermasalah.

Seperti kasus distribusi gas bersubsidi di perbatasan Kota Pekanbaru -Kabupaten Kampar, sehingga membuat penyaluran gas elpiji itu tidak tepat sasaran.

Demikian dikatakan Branch Manager Pertamina Sumbar-Riau Pramono Wibowo, Selasa (8/5) mengatakan, Pertamina akan segera melakukan evaluasi terhadap sebaran pangkalan gas elpiji 3 kilogram dan diyakini bisa mengatasi masalah demikian.

Evaluasi pangkalan ini nantinya akan mengetahui seberapa banyak jumlah kelurahan yang belum memiliki pangkalan elpiji.

Pramono menjelaskan memang untuk kelurahan di Pekanbaru sudah tersebar pangkalan elpiji, namun tetap butuh dilakukan pendataan ulang terutama di wilayah perbatasan.

Langkah ini bukan berarti akan menambah alokasi, tapi hanya untuk membuat sebaran pangkalan tersebut lebih dekat sehingga jaraknya lebih dekat dengan masyarakat.

"Jadi titiknya akan disebarkan dan volumenya akan diambil dari pangkalan lain. Kalau memang itu ternyata dikonsumsi oleh daerah lain maka akan dilakukan penggeseran," katanya. (R.Hermansyah/Kominfo)

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Tindak Lanjut Dari Laporan Masyarakat, Satresnarkoba Polres Karo Amankan 8 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkoba

2

Bangun Jejaring Lintas Sektor, Ka Rutan Kabanjahe Gelar Sambang ke Polres Karo dan Damkar

3

Kondisi Jalan Udara Sudah Lumayan Bagus, Kadis PUTR, Edu Sinulingga: Sebentar Lagi Akan Kita Hot Mix

4

Pastikan Kesiapsiagaan Aktivitas Vulkanik, Danrem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso Tinjau Gunung Sinabung

5

Tiga Pejabat Kejaksaan Negeri Karo Dilantik Edmond Novvery Purba SH.MH Sebagai Kasipidsus, Kasipidum Dan Kepala Subseksi Penyidik