MENU TUTUP
Pembatasan Sim Card

4ribu Petugas Gabungan Mengamankan 5ribu Pedagang Pulsa Demo Istana dan Kominfo

Senin, 02 April 2018 | 11:54:13 WIB Dibaca : 1939 Kali
4ribu Petugas Gabungan Mengamankan 5ribu Pedagang Pulsa Demo Istana dan Kominfo Foto:Viva.co
Loading...

Petunjuk7.com - Pedagang pulsa yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI) dikabarkan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka dan depan kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Massa aksi itu menuntut kebijakan Kominfo yang membatasi penggunaan tiga SIM card untuk satu Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima polisi, massa aksi itu dikabarkan berjumlah sekira 5 ribu orang, berasal dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Askinya dimulai tadi, estimasi massa 5 ribu orang, mendesak Kominfo menghapus aturan penggunaan 1 NIK hanya 3 kartu," kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/4).

Mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu mengatakan, pihaknya telah menerjunkan sebanyak 4 ribu personel untuk mengawal aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan ring satu dan kantor Kominfo tersebut, ia berharap aksi berlangsung aman, damai dan kondusif.

"Kekuatan kita 4 ribu personel Polri dibantu TNI dan Pemda DKI Jakarta," pungkas Argo.

Sumber:Okezone.com



Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Pemkab Karo Kembali Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Pedagang: Intinya Jangan Pilih Kasih dan Tegas Dalam Penertiban

2

Bupati Karo Melalui Kadis Lingkungan Hidup Bagikan Tong Sampah Kepada Masyarakat Kelurahan Pasar Berastagi 

3

Danramil 06/MT Kapten Inf JE Sembiring Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Kineppen

4

6 Kepala SMA Negeri Kabupaten Karo Serah Terima Jabatan, Normawati Martianna Ginting Spd Jadi Kepala SMA N 1 Berastagi 

5

Disperindag Imbau Pedagang Tak Jualan Di Bahu Jalan Dan Diatas Trotoar Demi Ketertiban dan Kenyamanan Pasar Berastagi