MENU TUTUP

Solok Selatan Daerah Sulit, Masyarakat Enggan Jadi PPS

Selasa, 20 Februari 2018 | 00:02:14 WIB Dibaca : 2516 Kali
Solok Selatan Daerah Sulit, Masyarakat Enggan Jadi PPS Foto:antarasumbar.com
Loading...

Petunjuk7.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Mulyadi mengatakan masyarakat yang berada di daerah sulit enggan menjadi Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Hingga satu hari menjelang ditutupnya waktu pendaftaran PPS masih ada tiga nagari yang belum ada pendaftarnya dan dua diantaranya berada di daerah sulit," katanya di Padang Aro, Selasa (20/2).

Nagari yang belum ada pendaftar PPS yaitu Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecamatan Sangir Batang Hari, Talao Sangir Balai Janggo serta Lubuak Gadang Selatan Sangir.

Untuk Nagari Lubuak Ulang Aling Induk dan Lubuk Ulang Aling tengah baru hari ini melakukan pendaftaran.

Untuk Nagari Lubuk Ulang Aling induk baru tiga orang yang mendaftar dari minimalnya enam orang untuk ikut seleksi.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah nagari dan kecamatan serta pihak-pihak yang dipercaya dalam menyosialisasikan pengumuman pendaftaran PPS.

"Apabila sampai hari terakhir pendaftaran belum juga terpenuhi kuota formasi setiap nagari, maka kami akan memperpanjang waktunya hingga tiga hari lagi," katanya.

Sedangkan alternatif lainnya, KPU sendiri yang akan mendatangi nagari bersangkutan untuk sosialisasi serta mencari warga yang berminat.

Salah seorang pendaftar dari Nagari Lubuk Ulang Aling induk, Adi, mengaku tidak mengetahui adanya pengumuman pedaftaran calon anggota PPS tersebut selama ini dan baru dapat informasi dua hari yang lalu dari temannya.

"Pengumuman pendaftaran PPS ini di daerah kami begitu juga saat pendaftaran PPK," ujarnya.

Dia mengatakan harus menempuh perjalanan delapan jam dari tempat tinggalnya menggunakan mobil.

"Kami menempuh perjalanan darat melalui Kabupaten Dharmasraya dan Solok untuk sampai ke Padang Aro sehingga waktunya cukup lama," katanya.

Kalau melalui jalan di Solok Selatan saat ini sedang musim hujan dan terlalu berisiko karena masih jalan tanah dan banyak rusak serta harus melewati jalur air juga untuk menyeberang.


Sumber:Antarasumbar.com

Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Diduga Dendam Lama, Dua Pria Sukanalu Tewas di Dusun Sagan Tanah, Danramil 04/SE: Jangan Mudah Terprovokasi

2

Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI, Perkuat Sinkronisasi Program dan Jajaki Pembangunan PLUT UMKM

3

Kodim 0205/Tanah Karo Gelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Teguhkan Komitmen Lindungi Generasi Penerus Bangsa

4

Pemkab Karo Bantah Tolak Pengalihan Lahan RSUD Kabanjahe, Tegaskan Masih Menunggu Aturan dan Rampungnya Rumah Sakit Baru

5

Pemerintah Desa Rumah Berastagi Ajak Masyarakat Bersihkan Saluran Air Dan Jangan Membuang Sampah Sembarangan