MENU TUTUP

BMKG Kota Padang: Masyarakat Pesisir Waspadai Banjir Rob Saat Gerhana Bulan

Selasa, 30 Januari 2018 | 17:21:36 WIB Dibaca : 2630 Kali
BMKG Kota Padang: Masyarakat Pesisir Waspadai Banjir Rob Saat Gerhana Bulan Foto:Antarasumbar.com
Loading...

Pelanbaru, petunjuk7.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur Kota Padang memperkirakan pasang air laut akibat gerhana bulan total pada 31 Januari di wilayah pesisir Sumatera Barat mencapai 1,4 meter sehingga masyarakat diminta mewaspadai banjir yang disebabkan pasang besar akibat luapan air laut (rob).

"Gerhana bulan total juga bertepatan dengan dengan fenomena jarak bulan dan bumi lebih dekat dari biasanya yakni sekitar 360.000 kilometer atau yang biasa disebut dengan bulan di perigee," kata Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Ibrahim di Padang, Selasa.

BMKG memperkirakan pasang air laut di provinsi itu mencapai 1,4 meter dan surut pada ketinggian 0,2 meter. Masyarakat diimbau waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum.

Kemudian untuk gelombang laut di daerah perairan pesisir barat Kabupaten Pasaman Barat hingga pesisir Kabupaten Pesisir Selatan 0,50 hingga 0,75 meter.
Selanjutnya pesisir barat Bengkulu 0,75 sampai dua meter, perairan barat Pulau Siberut, Sipora, Pagai Utara-Selatan, dan Pulau Enggano Kabupaten Mentawai gelombang laut mencapai satu hingga dua meter.

Kemudian daerah Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Samudera Hindia Barat Bengkulu gelombang lautnya mencapai dua hingga 2,5 meter.

Sementara BMKG Stasiun Ketaping, Padang Pariaman memperkirakan saat terjadinya gerhana bulan total tersebut, cuaca di sebagian besar wilayah berawan.
Kepala BMKG Ketaping, Achadi Subarkah menyebutkan daerah dengan cuaca berawan pada 31 Januari 2018 yakni Kota Padang Panjang, Bukittinggi, Padang, Pariaman dan Kabupaten Agam.

Kemudian daerah yang diprediksi hujan ringan yakni Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Dharmasraya, dan Solok Selatan.

Sebelumnya BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang menyatakan masyarakat provinsi itu bisa menyaksikan gerhana bulan total pada 31 Januari 2018.

"Jika cuaca cerah, masyarakat bisa melihat gerhana bulan total dengan mata telanjang," kata Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Rahmat Triyono.

Gerhana bulan total terjadi saat keseluruhan wajah bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi bumi.

"Puncak gerhana bulan total dapat dilihat mulai pukul 19.51 WIB dan puncaknya Pukul 20: 27 WIB," ujarnya.

Ia menjelaskan gerhana bulan akan berakhir pada Pukul 21: 07 WIB, fenomena itu juga menyebabkan bulan berwarna kemerahan.

Sumber:Antarasumbar.com



Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Diduga Dendam Lama, Dua Pria Sukanalu Tewas di Dusun Sagan Tanah, Danramil 04/SE: Jangan Mudah Terprovokasi

2

Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI, Perkuat Sinkronisasi Program dan Jajaki Pembangunan PLUT UMKM

3

Kodim 0205/Tanah Karo Gelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Teguhkan Komitmen Lindungi Generasi Penerus Bangsa

4

Pemkab Karo Bantah Tolak Pengalihan Lahan RSUD Kabanjahe, Tegaskan Masih Menunggu Aturan dan Rampungnya Rumah Sakit Baru

5

Pemerintah Desa Rumah Berastagi Ajak Masyarakat Bersihkan Saluran Air Dan Jangan Membuang Sampah Sembarangan