Petunjuk7.com, KARO [ Duka menyelimuti sanak saudara dan keluarga besar Universitas Institut Teknologi dan Bisnis Kabanjahe, terlihat pada saat acara adat yang dilaksanakan pada hari Senin 28/9/2026 di Desa Ajibuhara Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo.
Disaat acara adat pemakaman Asprina br Surbakti, teman - teman dari IT&B saat menyanyikan lagu gugur pahlawan, terlihat seisi losd Ajibuhara menjauhkan air mata. Karena kepergian Asprina sekaligus Wakil Rektor di Universitas IT&B tersebut diduga dirampok dengan kekerasan.
Asprina br Surbakti yang merupakan anak ke lima dari enam bersaudara tersebut sangat baik dan rendah hari di tengah - tengah masyarakat desa Ajibuhara. Menurut keterangan salah satu warga yang bernama M Sinuhaji ketika disambangi awak media disela-sela acara adat Asprina mengatakan, " Asprina br Surbakti ini adalah anak ke 5 dari 6 bersaudara. Beliau bekerja di Universitas IT&B Kabanjahe tepatnya di Desa Sumber Mufakat Kec Kabanjahe Kabupaten Karo.
"Orangnya sangat baik dan ramah sekali, memang dari kecil dia tinggal di Ajibuhara ini. Dia besar-besar di Desa ini, cuman setelah bekerja, almarhumah ini tinggal di Perumahan di J Kesain dekat Rumah Sakit Efarina. Disitulah kemarin di temukan Asprina Br Surbakti dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Entah apa pun penyebabnya kita belum tau karena pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
Karena menurut info yang kudengar, katanya kematian Asprina Br Surbakti ini tidak wajar, karena korban tersebut ditemukan di dalam kamar mandi dengan mulut berdarah dan mobil yang biasanya terparkir di garansinya tidak ditemukan, jadi kuat dugaan saya bahwa kematian bre saya ini dirampok dengan cara kekerasan, " ucap Sinuhaji.
Julius Sembiring, salah satu keluarga dekat almarhumah Asprina Br Surbakti mengatakan, kematian bibik saya ini tidak wajar sekali bang, pelakunya sangat kejam, semoga pihak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut dan menghukum pelaku seberat beratnya.
Ketika awak media mempertanyakan, apakah pelaku sudah ditemukan, Julius mengatakan, informasinya pelaku sudah ditangkap, namun kita tetap menunggu informasi dari Kepolisian khususnya dari Polres Karo. Saya mewakili keluarga berharap kepada pihak kepolisian supaya memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku." Harap Julius Sembiring.
Sementara Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho melalui Kasi Humas AKP Pedoman Maha mengatakan, terduga pelaku sudah kita amankan, saat ini kita terus melakukan pengembangan. Untuk sementara dua orang sudah kita amankan," ucap Maha.
Laporan: Surbakti