• Follow Us On : 
Kepala SMA Negeri 1 Simpang Empat Felix Ekarista Spd, Sampaikan Pesan Kepala BPIP Saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Guru-guru SMA Negeri 1 Simpang Empat Saat Foto Bersama setelah selesai upacara hari lahir Pancasila

Kepala SMA Negeri 1 Simpang Empat Felix Ekarista Spd, Sampaikan Pesan Kepala BPIP Saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 - 09:59:20 WIB
Dibaca: 219 kali 
Loading...

Petunjuk7.com, KARO [ Kepala SMA Negeri 1 Simpang Empat Felix Ekarista Spd, memimpin Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di lapangan upacara SMA Negeri 1, Senin (1/6/2026).

Upacara dihadiri seluruh guru SMA Negeri Simpang Empat dan siswa-siswi. Kegiatan dimulai dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan Paskibraka, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dan pembacaan Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam kesempatan itu, Felix Ekarista Spd membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam sambutannya, Yudian Wahyudi menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momen refleksi untuk memastikan agar api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap warga negara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, ia menyatakan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi landasan bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Yudian menyebut Pancasila sebagai “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh bagaimana keberagaman lebih dari 17.000 pulau dan beragam etnik dapat disatukan dalam ikatan kebangsaan.

Menurutnya, Pancasila berfungsi sebagai “jangkar moral” untuk menghadapi berbagai dinamika, mulai dari disrupsi teknologi hingga tantangan geopolitik.

Ia juga menegaskan peran Indonesia di kancah internasional sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni ikut mewujudkan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Pancasila, lanjutnya, menjadi dasar bagi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, sementara nilai musyawarah dan mufakat menjadi instrumen diplomasi penting untuk menjembatani perbedaan dan meredam konflik.

Yudian mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Ia mengingatkan agar nilai-nilai Pancasila tidak sekadar menjadi hiasan di dinding kantor atau teks sejarah, melainkan diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi pengingat pentingnya peran bersama dalam menjaga persatuan serta menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

 

Laporan: Surbakti 

 

 



Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER