• Follow Us On : 
Dandim 0205/TK: Dilarang Memasuki Zona - zona Bahaya yang Ditetapkan oleh PVMBG dan Pemerintah Tampak, aktivitas gunung Sinabung saat erupsi dan kubah Lava di puncak berwarna api. Foto: KS

Bumi Turang

Dandim 0205/TK: Dilarang Memasuki Zona - zona Bahaya yang Ditetapkan oleh PVMBG dan Pemerintah

Jumat, 05 Februari 2021 - 10:47:51 WIB
Dibaca: 439 kali 
Loading...

Petunjuk7. com - Di tengah pandemi Covid-19, Komandan Kodim (Dandim) 0205/TK, Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto menekankan agar tetap mematuhi zona – zona bahaya di wilayah Gunung Api Sinabung, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara.

Tak lain terkait untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan juga tidak memasuki zona merah Gunung Sinabung. Karena hingga saat ini Gunung Sinabung masih berstatus siaga.

Untuk itu, baik warga maupun wisatawan dilarang memasuki zona - zona bahaya yang ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pemerintah.

"Semua kawasan zona merah tersebut sudah dibuat portal maupun spanduk tulisan tanda dilarang masuk," sebut Dandim 0205/TK yang juga Ketua Dansatgas Tanggap Darurat Sinabung, Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto kepada wartawan Jumat (5/2/2021).

"Bentuk himbauan tersebut juga dkemas dalam rekaman visual video yang berdurasi 48 detik, dengan menyatakan agar masyarakat disekitar lereng Sinabung dan para wisatawan maupun setiap orang supaya dilarang keras memasuki kawasan zona merah. Sebab, potensi terjadinya erupsi dan guguran awan panas masih sangat tinggi, selanjutnya informasi terkait aktivitas Sinabung harus didapat dari unsur pemerintah yang dapat dipertanggung jawabkan, jangan percaya berita hoaks," imbau Letkol Kav Yuli Eko Hadyanto seraya menjelaskan narasi video yang diunggah dalam YouTube chanel Kominfo Kabupaten Karo untuk di sebarluaskan guna diketahui masyarakat, pencinta alam dan wisatawan.

Diam Belum Tentu tak Berbahaya

Senada Dandim 0205/TK, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, MH., juga menekankan bahwa zona - zona bahaya dari Gunung Sinabung harus dipatuhi semua pihak demi keselamatan warga masyarakat itu sendiri. Selain itu, lanjutnya, naluri bahaya harus selalu aktif sebagai alarm waspada dan tidak memasuki zona - zona merah dan pentingnya kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.

“Walaupun Gunung Sinabung terlihat tenang dan lembut dari jauh, tapi sesungguhnya, masih menyimpan potensi ancaman bahaya," tegas Terkelin. "Jangan pernah anggap enteng dengan kondisi Gunung Sinabung saat ini. Diam belum tentu tidak berbahaya. Yang penting apa yang dihimbau Pemkab Karo maupun Dansatgas, mari kita bijak mematuhi untuk kebaikan bersama termasuk disiplin memakai masker, menjauhi kerumunan dan rajin mencuci tangan. Jangan percaya informasi hoak," imbuhnya.

Bupati Kabupaten Karo mengingatkan dan meminta masyarakat jangan cepat percaya berhubungan dengan informasi tidak benar tentang erupsi Sinabung.

"Tetap upayakan informasi satu arah yaitu dari pemerintah, Kapolsek, Danramil, Camat dan Kepala Desa, sehingga tidak beredar berita hoaks, yang dapat merugikan kita semua," pesan Terkelin.

Lava Membesar

Ditempat terpisah, Pengamat Pos Gunung Sinabung, Armen Putra menyatakan, saai ini di puncak Gunung Api Sinabung terjadi membesarnya kubah lava ditambah juga dengan tekanan magma dari dalam perut gunung.

“Selagi kubah lava masih ada jadi potensi guguran dan awan panas masih tinggi. Untuk tekanan dan jarak luncur masih terus fluktuatif tergantung dari dorongan,” kata Armen .

Sampai saat ini, lanjutnya, aktivitas gunung terpantau masih terus mengeluarkan material abu vulkanik dan dapat berubah pada sewaktu - waktu.

Dikatakannya, berdasarkan data sementara tersebut, maka status Gunung Api Sinabung masih ditetapkan pada level III (tiga), dapat berubah tergantung suplai magma di dalam perut gunung.

"Masyarakat atau pengunjung tetap menjauhi kawasan zona merah, radius 3 kilometer dari puncak gunung. Kemudian radius sektoral 5 kilometer untuk sektor selatan-timur, dan radius 4 kilometer untuk sektor timur-utara,” tegas Armen.

"Artinya, demi keselamatan warga, zona-zona bahaya itu harus steril dari segala aktivitas," ujar mengingatkan. (KS).



Loading...

Akses petunjuk7.com Via Mobile m.petunjuk7.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Loading...
KABAR POPULER