Libur Nataru, Pengunjung Objek Wisata Ke Berastagi Ada Penurunan, Pelaku Wisata, Benahi Dulu Puncak Gundaling Itu
Terlihat didalam gambar, pengunjung wisata ke puncak Gundaling ada penurunan
Petunjuk7.com, KARO [ Libur Natal 2025 dan Libur Tahun Baru 2026 tamu yang berkunjung ke objek wisata yang berada di Kabupaten Karo ada penurunan bahkan Kota Berastagi yang biasanya padat bahkan tak jarang terjadi kemacetan akibat banyaknya tamu yang lalu lalang untuk menikmati cuaca Kota Berastagi tapi pada Tahun Baru kemarin sepi pengunjung.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, S.STP, M.Si ketika dikonfirmasi wartawan pada hari Kamis 8/1/2026 melalui pesan WhatsAppnya,' untuk pengunjung ke Objek wisata yang berada di Kabupaten Karo pada Libur Tahun Baru kemaren ada penurunan dibandingkan pada tahun yang lewat.
Ketika awak media menyinggung terkait berada pendapatan asli daerah dari pengutipan retribusi ke Kas Pemkab Karo, Kadis mengatakan, coba nanti saya tanyakan staf saya ya," katanya dengan singkat.
Sementara pelaku wisata yang bernama Suranta Ginting ketika dikonfirmasi di seputaran Exs Bioskop Berastagi mengatakan, memang pengunjung wisata ke Kabupaten Karo akhir-akhir ini ada penurunan drastis, tamu sekarang mending berkunjung ke puncak tangke tabu dibandingkan berkunjung ke puncak Gundaling.
" kenapa saya bilang pengunjung lebih memilih ke puncak tangke tabu, kalau kesana kan tidak ada pengutipan retribusi, pengutipan pun cuma uang parkir saja 5000 perak, sisanya sudah bebas semua kecuali kita minum kopi atau pesan makanan ya. Kalau ke puncak Gundaling, sudah bayar 10 ribu per kepala, lain lagi parkir. Terus Puncak Gundaling kan tidak perubahan sampai sekarang, sudah jalan rusak dan kalau malam hari, penerangan jalan pun sangat minim sekali, " ucap Suranta Ginting.
Hal yang sama juga dikatakan, Janry Ginting, saya perhatikan tamu yang berkunjung ke Puncak Gundaling itu ya, mereka sangat mengeluh setelah sampai di Puncak, kenapa saya bilang mereka mengeluh, satu tempat parkir pun tidak ada, sementara uang parkir sudah dikutip duluan di depan sana, belum lagi uang retribusi ya, itu kan di pos pertama di kutip.
Jadi kami berharap, selaku pengusaha di Puncak Gundaling ini, kalau bisa gratiskan saja retribusi ke Puncak Gundaling ini kalau tidak adanya pembangunan signifikan di Puncak ini, ini pengutipan dikutip terus, sementara jalan pun rusak ke atas. Atau dibenahi dulu seluruhnya supaya tamu wisata suka berkunjung ke Puncak Gundaling ini," harap Janry Ginting.
Laporan : Surbakti




