MENU TUTUP

71 KK Mengungsi Akibat Longsor di Kulon Progo

Jumat, 22 Desember 2017 | 07:10:00 WIB Dibaca : 2685 Kali
71 KK Mengungsi Akibat Longsor di Kulon Progo Ilustrasi. Foto:Antaranews.com
Loading...

Yogyakarta - Puluhan kepala keluarga (KK) di kawasan Bukit Menoreh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengungsi akibat tanah longsor dampak bencana badai Siklon Cempaka dan hujan deras pada Rabu (20/12).

Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo Gusdi Hartono di Kulon Progo, Jumat (22/12) mengatakan jumlah yang mengungsi ada 71 KK yang tersebar di empat titik lokasi pengungsian.

"Kecamatan yang warganya harus mengungsi, yakni Girimulyo, dan Kalibawang, totalnya ada 71 KK," kata Gusdi.

Adapun rincian lokasi pengungsian yakni, Dusun Ngroto, Pendoworejo, Girimulyo ada enam KK. Mereka bersedia rumahya direlokasi, karena rumahnya tertimbun tanah beberapa waktu lalu. Kemudian, Dusun Gedong, Desa Purwosari (Girimulyo) ada 26 KK, dan Dusun Bulu, Desa Giripurwo (Girimulyo) sebanyak 19 KK.

"Sebanyak 51 KK ini rumahnya terkena tanah longsor, dan tanahnya ambles sepanjang 200 meter. Kejadian kerusakan ini dampak dari badai Siklon Cempaka," kata dia.

Selanjutnya, kata Gusdi, sebanyak 20 KK atau 59 jiwa di Dusun Klepu, Banjararum, Kalibawang, harus mengungsi. Mereka mengungsi sejak Rabu (20/12) di SD Kemejing, Kalibawang, karena rumah mereka retak dan tertimpa tanah longsor.

"Logistik bagi pengungsi sudah ditangani Kampung Siaga Bencana (KSB) Banjararum. Sejauh ini, belum ada pengajuan penambahan logistik, artinya ketersediaan logistik aman," katanya.

Gusdi mengatakan BPBD telah memasang 10 alat peringatan diini (EWS) di titik-titik kritis di Kecamatan Girimulyo yang potensial longsor.

"Alat sudah dipasang, sehingga kalau terjadi tanah longsor, langsung dapat memberikan tanda-tanda kepada masyarakat," katanya.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulon Progo Suhardiyana mengatakan enak KK di Ngroto sementara ini mengungsi di tempat saudara. Kemudian, 45 KK di Purwosari dan Giripurwo mengungsi saat hujan, kalau tidak mereka kembali ke rumah masing-masing.

"BPBD tetap memantau pengungsi, baik dari logistik dan keselamatan mereka," katanya.


Sumber:Antaranews.com



Loading...
Berita Terkait +
Loading...
TULIS KOMENTAR +
TERPOPULER +
1

Diduga Dendam Lama, Dua Pria Sukanalu Tewas di Dusun Sagan Tanah, Danramil 04/SE: Jangan Mudah Terprovokasi

2

Bupati Karo Kunjungi Kementerian UMKM RI, Perkuat Sinkronisasi Program dan Jajaki Pembangunan PLUT UMKM

3

Kodim 0205/Tanah Karo Gelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Teguhkan Komitmen Lindungi Generasi Penerus Bangsa

4

Pemkab Karo Bantah Tolak Pengalihan Lahan RSUD Kabanjahe, Tegaskan Masih Menunggu Aturan dan Rampungnya Rumah Sakit Baru

5

Pemerintah Desa Rumah Berastagi Ajak Masyarakat Bersihkan Saluran Air Dan Jangan Membuang Sampah Sembarangan